Satpol PP Sukoharjo Sanksi 4.000 Pelanggar Prokes

SUKOHARJO, KRJOGJA.com –Sebanyak 4.000 orang lebih mendapat sanksi karena melanggar protokol kesehatan (prokes). Pelanggaran tersebut ditemukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo bersama petugas tim gabungan saat melakukan operasi masker terhitung Januari hingga pertengahan Februari 2021 ini di 12 kecamatan.

Hukuman diberikan selama dua bulan tersebut berupa denda dan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum. Namun sejak awal Februari sanksi sosial ditiadakan karena sering disepelekan pelaku pelanggaran.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Minggu (14/2) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo masih terus melakukan operasi masker sebagai bentuk penegakan prokes ditengah pandemi virus corona. Sebab kondisi di Sukoharjo kasus positif virus corona masih tinggi dan temuan tersebar merata di 12 kecamatan. Pemkab Sukoharjo terkait hal tersebut sudah memberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona dan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Status KLB virus corona sudah diperpanjang hingga delapan kali sejak pertama kasus virus corona ditemukan di Sukoharjo sekitar Maret 2020 lalu hingga Februari 2021. Selain itu Pemkab Sukoharjo juga melakukan penerapan PPKM yang sudah diperpanjang sebanyak tiga kali yakni, PPKM tahap pertama, PPKM tahap kedua dan PPKM Mikro.

BERITA REKOMENDASI