Satpol PP Sukoharjo Sita 78 Botol Miras di Rumah Warga

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 78 botol minuman keras (miras) disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo dari salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Grogol. Penyitaan dilakukan karena pemilik menjual miras secara ilegal dan membuat resah masyarakat. Miras tersebut disita petugas setelah Satpol PP Sukoharjo melakukan operasi penyakit masyarakat dengan sasaran peredaran miras.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Sukoharjo Sunarto, Rabu (16/06/2021) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo melakukan operasi dengan sasaran peredaran miras setelah petugas menerima laporan dari masyarakat. Laporan yang masuk diketahui ada salah satu rumah dijadikan lokasi penjualan miras secara ilegal di wilayah Kecamatan Grogol. Satpol PP Sukoharjo kemudian menindaklanjuti laporan dengan melakukan operasi di rumah tersebut pada Selasa (15/06/2021).

Petugas mendatangi salah satu rumah di wilayah Kecamatan Grogol kemudian melakukan penggeledahan. Hasilnya Satpol PP Sukoharjo menemukan sebanyak 78 botol miras dan dilakukan penyitaan. Penjual miras mendapat sanksi dari petugas dan dijerat tindak pidana ringan (tipiring) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

“Ada laporan masyarakat dan kami tindaklanjuti dengan operasi dan penggeledahan disalah satu rumah warga di Kecamatan Grogol. Hasilnya ditemukan 78 botol miras oleh pemiliknya dijual secara ilegal. Pemilik tidak bisa berkutik setelah petugas menemukan barang bukti miras,” ujarnya.

Semua miras yang ditemukan disalah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Grogol tersebut kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Sukoharjo. Sedangkan pemiliknya ikut mempertanggungjawabkan kepemilikan miras tersebut.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan, operasi penyakit masyarakat terus dilakukan Satpol PP Sukoharjo untuk menjaga kondusifitas daerah ditengah pandemi virus Corona. Salah satu sasaran operasi pekat yakni peredaran miras disemua wilayah di Kabupaten Sukoharjo. (Mam)

BERITA REKOMENDASI