Satpol PP Sukoharjo Sterilisasi Solo Baru

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo bersama tim gabungan akan melakukan operasi sterilisasi wilayah di Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo selama dua pekan kedepan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi masuknya pedagang Pasar Harjodaksino, Kota Solo berjualan disepanjang jalan setelah dilakukan penutupan pasar untuk kali kedua akibat ada temuan kasus positif Virus Corona.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Senin (26/10/2020) mengatakan, Satpol PP Sukoharjo sudah melakukan rapat koordinasi bersama Muspika Kecamatan Grogol dan tim gabungan terkait masalah penutupan Pasar Harjodaksino, Kota Solo setelah ada temuan kasus positif virus corona. Petugas yang dilibatkan selain Satpol PP masih ada Polres, Kodim 0726, dan Kecamatan Grogol.

Antisipasi dilakukan petugas tim gabungan khususnya di wilayah Kecamatan Grogol karena berbatasan langsung dengan Pasar Harjodaksino, Kota Solo. Titik perbatasan di wilayah Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo akan dijadikan sasaran pedagang Pasar Harjodaksino, Kota Solo untuk berjualan selama pasar ditutup sementara akibat temuan kasus positif virus corona.

Kekhawatiran tersebut sudah terbukti saat dilakukan penutupan Pasar Harjodaksino, Kota Solo beberapa waktu lalu akibat temuan kasus positif Virus Corona. Pedagang Pasar Harjodaksino, Kota Solo memindah tempat jualan disepanjang jalan di wilayah Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Atas kejadian tersebut petugas tim gabungan langsung melakukan sterilisasi dengan meminta pedagang kembali ke wilayah Kota Solo.

“Satpol PP Sukoharjo bersama dengan petugas tim gabungan akan menggelar operasi sterilisasi wilayah. Patroli dilakukan mulai pukul 00.00 hingga pagi hari karena disaat itu pedagang biasanya sudah mulai berjualan,” ujarnya.

Operasi sterilisasi wilayah digelar selama dua pekan sesuai waktu penutupan Pasar Harjodaksino, Kota Solo. Satpol PP Sukoharjo berharap tidak ada pelanggaran pedagang memaksakan diri berjualan di wilayah Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Pedagang diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menutup sementara usahanya agar tidak terjadi penyebaran virus corona.

Camat Grogol Bagas Windaryatno mengatakan, sudah ada koordinasi dengan Satpol PP Sukoharjo terkait antisipasi masuknya pedagang Pasar Harjodaksino, Kota Solo berjualan di wilayah Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Petugas akan disiagakan dilokasi menghalau pedagang yang akan berjualan.

“Pasar Harjodaksino, Kota Solo itu ditutup setelah ada temuan kasus positif virus corona. Penutupan juga dilakukan agar tidak terjadi penyebaran kasus. Jadi kami minta pedagang mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan sampai ke Sukoharjo,” ujarnya.

Bagas menegaskan, nantinya petugas akan bersikap tegas sesuai protokol kesehatan. Artinya pedagang tidak boleh berjualan di wilayah Tanjunganom, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo untuk mencegah terjadinya penularan virus corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI