Satu Keluarga di Duwet Sukoharjo Ditemukan Tewas

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satu keluarga di wilayah Dukuh Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki ditemukan meninggal dunia di dalam rumah diduga menjadi korban pembunuhan. Kejadian tersebut membuat geger warga dan kasus sudah ditangani Polres Sukoharjo. Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan mengenaskan setelah banyak ditemukan luka pada tubuh korban dan darah berceceran di lantai rumah.

Kepala Desa Duwet, Kecamatan Baki, Suparno mengatakan kronologis kejadian bermula saat warga curiga ada bau busuk menyengat berasal dari rumah korban. Warga awalnya tidak berani mendekat karena kondisi rumah dalam keadaan tertutup. Selain itu di rumah korban juga terdapat kolam ikan yang sempat dicurigai sebagai sumber bau.

Warga kemudian memberanikan diri mendekat pada Jumat (21/08/2020) petang atau usia Maghrib untuk mencari sumber bau busuk menyengat tersebut. Saat masuk warga dibuat kaget setelah melihat pemilik rumah tergeletak di lantai dan banyak darah berceceran.

Melihat hal tersebut warga kemudian melaporkan kejadian ke pihak desa dan diteruskan ke Polsek Baki. Selang tidak lama polisi datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kabar kejadian tersebut dengan cepat menyebar dan membuat warga penasaran sehingga datang ke lokasi.

“Pemilik rumah ini merupakan pengusaha rental mobil atas nama Suranto (35) dan istri serta dua anaknya ditemukan meninggal,” ujarnya.

Suparno mengatakan, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Tubuh korban saat ditemukan juga berada terpisah berdekatan di ruang tengah rumah.

“Informasi dari tetangga sekitar korban ini sudah lama tidak terlihat. Terakhir sekitar 18 Agustus lalu sebelum ditemukan sekarang,” lanjutnya.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho mengatakan, korban meninggal merupakan satu keluarga terdiri dari suami, isteri dan dua orang anaknya. Korban saat ditemukan dalam keadaan tergelatak di lantai di dalam rumah dan banyak ditemukan darah berceceran. Selain itu di tubuh korban ditemukan luka. “Masih kami dalami. Beberapa orang saksi masih kami minta keteranganya,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI