Satu Perusahaan di Sukoharjo Belum Bayar THR

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satu perusahaan mendapatkan perhatian khusus karena diduga belum membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2017 pada buruh. Hal tersebut menjadi temuan Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo.

Ketua SPRI Sukoharjo Sukarno, Selasa (20/06/2017) mengatakan, temuan tersebut diketahui dari informasi yang masuk dari buruh ke SPRI Sukoharjo. Dari pengakuan buruh mereka sampai sekarang H-4 Idul Fitri belum mendapatkan THR.

SPRI Sukoharjo kemudian bertindak dengan melakukan pengecekan ke lapangan mendatangi perusahaan tersebut. Hasilnya memang diketahui belum dilakukan pembayaran THR. “Kami masih menunggu karena belum ada pembayaran THR kepada buruh dari pihak perusahaan. Buruh terus kami dampingi dan kami tunggu sampai besok,” ujar Sukarno.

Pendampingan dilakukan karena buruh berhak mendapatkan THR dari perusahaan. Sesuai ketentuan pembayaran dilakukan pada H-14 dan selambatnya H-7 lebaran.

Ditanya soal perusahaan tersebut, Sukarno enggan membeberkannya karena pihak perusahaan setelah didesak sudah ada inisiatif berusaha membayar THR pada buruh. Namun untuk kepastiannya masih menunggu pihak perusahaan.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Baktiyar Zunan, mengatakan, pembayaran THR sudah menjadi kewajiban perusahaan dan hak buruh untuk menerimanya. Dalam pelaksanaanya diatur dalam peraturan menteri tenaga kerja.

Aturan tersebut harus dilaksanakan oleh pihak perusahan paling cepat H-14 dan selambatnya H-7 Idul Fitri. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo sudah melakukan pengawasan dengan melibatkan pihak terkait lainnya salah satunya serikat buruh.

Di Sukoharjo sendiri dari catatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo ada 4.70 perusahaan dari skala kecil, menengah dan besar. Di perusahaan tersebut total ada puluhan ribu buruh yang bekerja. Mereka bergerak diberbagai bidang industri seperti tekstil, makanan, minuman farmasi dan jasa.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo sendiri memperkirakan proses pembayaran THR maksimal H-7 lebaran. Sebab waktu tersebut merupakan batas akhir bagi perusahaan melakukan kewajibanya kepada buruh.

“Soal realisasi pembayaran THR juga akan disesuaikan perusahaan dengan waktu libur buruh, dan kemungkinan maksimal dilakukan H-7 lebaran,” lanjutnya. (Mam)

THR

BERITA REKOMENDASI