Seleksi Panwascam, Integritas Jadi Bobot Penilaian Tertinggi

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sebanyak 66 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) telah terpilih, Rabu (18/12) setelah mengikuti berbagai tahap seleksi. Integritas menjadi bobot paling tinggi sebagai parameter seleksi kali ini.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, Mahmudi menjelaskan, dalam seleksi kali ini, parameter pemilihan meliputi tes tertulis dengan bobot 30 persen, serta wawancara dengan bobot 70 persen, dimana 40 persen diantaranya adalah berkaitan dengan integritas. Berkaitan dengan itu, pihaknya juga sangat memperhatikan masukan dari masyarakat terkait nama-nama yang ikut seleksi. Harapannya, anggota Panwascam yang akan bekerja mengawal Pilkada Boyolali selama 11 bulan ke depan tersebut akan mampu menjaga proses demokrasi berjalan demokratif.

Dari 66 enam anggota yang terpilih, sebanyak 33 orang atau tepat 50 persen adalah muka baru, artinya baru kali ini menjadi Panwascam. "Jumlah pendaftar kali ini 289 orang yang disaring menjadi 66 orang, masing-masing tiga anggota di tiap kecamatan.‎ Jumlah anggota wanita sebanyak 15 orang atau sebanyak 23 persen," terangnya.

Ketua Bawaslu Boyolali, Taryono menambahkan, banyaknya muka baru sebagai anggota Panwascam ini karena dinilai banyak yang potensial, termasuk dalam soal integritas. Nantinya, anggota terpilih yang akan dilantik pada 23 Desember mendatang juga akan menanda tangani pakta integritas agar mereka bekerja sesuai parameter yang ditetapkan, yakni profesional dan independen dalam mengawasi jalannya proses demokrasi. Dengan demikian, harkat dan martabat Pemilu/Pilkada bisa terangkat.

‎"Kita benar-benar menginginkan Panwascam yang berkualitas dan berintegritas," tandasnya. (Gal)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI