Seluruh Tanah di Sukoharjo Sudah Bersertifikat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tanah di Kabupaten Sukoharjo sudah memiliki legalitas berupa sertifikat sebagai dokumen kuat kepemilikan. Kabupaten Sukoharjo juga menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang mampu menuntaskan pensertifikatan tanah pada tahun 2020 lalu. Hal tersebut disampaikan Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang tahun 2021 di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, Jumat (24/09/2021).

Etik Suryani menjelaskan legalitas tanah tersebut baik yang dimiliki perorangan maupun pemerintah semua telah bersertifikat. Termasuk juga aset tanah miliki pemerintah desa juga telah disertifikatkan sebagai dokumen resmi kepemilikan. “Sertifikat tanah itu jangan sampai hilang, termasuk yang dibawa warga dijaga dengan baik karena sebagai bukti dokumen kepemilikan,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo dalam beberapa tahun lalu menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program dibiayai oleh anggaran APBD Kabupaten Sukoharjo. Pensertifikatan tanah dilakukan dengan menyasar semua aset tanah di 12 kecamatan.

Sementara itu Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Pada Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang 2021 di halaman kantor BPN Sukoharjo mengatakan, peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional pada Kesempatan kali ini masih dalam kondisi pandemi virus Corona sehingga rangkaian kegiatan yang dilaksanakan masih harus memenuhi protokol kesehatan dan sebagian dilakukan secara daring. Pada peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang tahun 2021 mengusung tema Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI