Sempat Anjlok Gegara Covid-19, Bank Klaten Kini Kembali Tumbuh

Editor: Agus Sigit

“Pemkab Klaten luar biasa, ada ide brilian, adanya subsidi bunga kredit bagi UKM. Ini sangat membantu apalagi dimasa pandemi. Ide ini sangat diapresiasi oleh pemerintah provinsi. Sudah ada sekitar 15 BPR datang ke Bank Klaten untuk belajar tentang subsidi bunga kredit untuk UKM,” ujarnya.

Lebih lanjut Tulus menjelaskan, kinerja Bank Klaten sampai dengan Juli 2020, dibanding Desember 2019, total aset meningkat 34,32% sebesar Rp 458,6 miliar. Dana masyarakat tumbuh 40,1% sebesar Rp 414,1 miliar dengan jumlah nasabah mencapai 33.462 orang. Tabungan tumbuh 65,8%. Total tabungan saat ini pada posisi 279,3 miliar. Deposito pada posisi Rp 134,7 miliar. Tabungan Semar meningkat 7% menjadi Rp 78,7 miliar. Kemudian tabungan Simba tumbuh 8% menjadi Rp 50,01 miliar.

“Sebagai bagian dari pemerintah, Bank Klaten juga telah menyalurkan untuk penghimpunan tabungan pelajar dan terkumpul Rp 2,38 miliar kepada 12.973 siswa. Kemudian juga program Tabungan Anak Yatim Berkahi atau Tabungan Ayah yang saat ini telah terkumpul 700 rekening,” ujarnya.

Kemudian untuk kredit yang telah disalurkan sampai dengan Juli 2020, lanjut Tulus, tumbuh mencapai Rp 176,8 miliar dan 82%-nya adalah UKM. Outstanding kredit sampai dengan Juli 2020 tumbuh 14,45% menjadi Rp 297,9 miliar. Sedangkan penyaluran kredit subsidi bunga UKM sekitar Rp 4,59 miliar untuk 267 UKM. Subsidi yang terserap baru Rp 138 juta. Artinya masih ada sekitar Rp 1,4 miliar.

“Nanti kalau ada kebijakan yang terdampak Covid-19 kami telah menyiapkan 2000 lebih UKM yang bisa kita bantu. Sektor produktif yang banyak dibiayai Bank Klaten. Harapanya sektor inilah yang mempu menggerakkan perekonomian di Kabupaten Klaten,” ujarnya.

Selanjutnya untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah disetorkan akumulai sejak berdiri sampai saat ini mencapai Rp 35,27 miliar. Terakhir sampai tahun 2019, Bank Klaten siap menyetorkan ke PAD mencapai Rp 3,58 miliar. Hanya saja masih dipending karena masih ada relaksasi dan akan disetorkan di triwulan akhir tahun 2020. Kemudian untuk laba sampai Juli 2020 sudah mencapai Rp 3,2 miliar.(Lia)

 

BERITA REKOMENDASI