Sensus Penduduk 2020, Pemkab Gendeng BPS

SUKOHARJO,KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo melakukan koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020 dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Koordinasi dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan pelaksanaan sensus penduduk di Kabupaten Sukoharjo serta menjalin kerjasama kepada seluruh pihak agar turut serta mensukseskan kegiatan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Sukoharjo Widodo, Minggu (9/2) mengatakan, bahwa berdasarkan UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah No 51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Statistik, dan rekomendasi PBB tentang sensus penduduk dan sensus perumahan Tahun 2020, BPS akan melaksanakan sensus dengan menggunakan metode kombinasi, yang memanfaatkan Data Administrasi Kependudukan (Adminduk) Disdukcapil, sebagai data dasar untuk pendataan penduduk secara lengkap dengan memanfaatkan berbagai jenis pengumpulan data menggunakan gadget. Data dasar ini akan dijadikan acuan dan diharapkan bisa menghasilkan sensus yang valid.
Sensus penduduk akan dilaksanakan dalam dua periode yaitu periode pertama  di laksanakan secara online  dari mulai 15 Feb-31 Maret 2020. Sedangkan periode kedua verifikasi dan pencacahan lapangan yang dilaksanakan pada tanggal  1-31 Juli 2020.
Pada verifikasi lapangan nanti dilakukan pengecekan keberadaan penduduk berdasarkan daftar penduduk, pengecekan ke lapangan dan penyisiran bersama ketua atau pengurus satuan lingkungan setempat. Langkah tersebut diambil untuk melihat secara langsung kondisi penduduk dan mendapatkan hasil valid.
Kegiatan sensus penduduk 2020 sangat penting. Hasil Sensus Penduduk ini akan dijadikan dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah untuk perencanaan pembangunan.
“Saya mengintruksikan kepada seluruh Pimpinan OPD dan Camat berpartisipasi aktif mendukung penuh kegiatan sensus penduduk tahun 2020, dengan berkoordinasi intensif dengan setiap Lembaga, jajaran Pemerintah Pusat dan Daerah dengan melibatkan Lurah, Kades hingga pengurus satuan lingkungan setempat terkecil seperti RT, RW, Dusun, lingkungan dan sebagainya,” lanjutnya.
Kepala BPS Sukoharjo Sri Ariyanto mengatakan,  bahwa sensus penduduk tahun 2020 adalah pendataan penduduk atau warga secara menyeluruh yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus tahun ini merupakan kegiatan ketujuh kalinya dilaksanakan di Indonesia sejak dimulai 1961. BPS Sukoharjo berharap kepada seluruh masyarakat untuk turut mensukseskan sensus penduduk 2020.
“Demi kebaikan bersama untuk mewujudkan satu data kependudukan Indonesia, bantu kami mencatat,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI