Serapan Lulusan SMK Didunia Kerja Capai 70 Persen

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Serapan lulusan SMK didunia kerja mencapai 70 persen. Hal itu menandakan siswa SMK memiliki potensi besar untuk bisa mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan sekolah. Sekolah juga diminta aktif menjalin kerjasama dengan pelaku usaha untuk lebih meningkatan serapan kerja.

Kepala Balai Pengendalian Pendidikan Menengah dan Kejuruan (BP2MK) Wilayah III Soloraya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Kartono saat peresmian Ruang Praktek dan Laboratorium Jurusan Teknik Sepeda Motor Honda di SMK Veteran 1 Sukoharjo mengatakan, kebutuhan tenaga kerja tidak bisa dilepaskan dari lembaga pendidikan. Tidak harus perguruan tinggi, namun banyak lulusan sekolah seperti SMK yang terserap diberbagai bidang kerja.

Dalam perkembangnya SMK memiliki peran sangat penting menyuplai kebutuhan tenaga kerja untuk pelaku usaha. Berbagai sektor berhasil dimasuki siswa lulusan SMK. Mulai dari industri otomotif, elektronik, tekstil dan kesehatan.

“Butuh kerja keras pihak SMK untuk menghasilkan lulusan siswa yang siap kerja. Sekolah harus unggul dalam kualitas dan kuantitas pendidikan sehingga bisa dipercaya. Juga butuh komunikasi baik dengan kepercayaan dari pelaku usaha,” ujar Kartono kepada KRJOGJA.com, Senin (31/07/2017).

Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Univet Sukoharjo Bambang Margono mengatakan, mengatakan dibukanya Ruang Praktek dan Laboratorium Jurusan Teknik Sepeda Motor Honda di SMK Veteran 1 Sukoharjo memiliki dampak positif. Siswa tidak hanya belajar terori namun juga praktek sekaligus bekerja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, antara SMK dengan dunia usaha harus nyambung. Seperti halnya yang dilakukan SMK Veteran 1 Sukoharjo dimana mereka membuka ruang praktek dengan bekerjasama melibatkan pelaku usaha. (Mam)

BERITA REKOMENDASI