Serikat Pekerja Aqua Ajukan Upah Minimum Sektoral

 

KLATEN, KRJOGJA.com – Tuntutan kenaikan upah ratusan karyawan PT Tirta Investama, pabrik air minum dalam kemasan merk Aqua di Klaten, terus berlanjut. Pengurus Serikat Pekerja Danone – Aqua Grup (SPDAG) telah melayangkan surat permohonan upah minimum sektoral ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten.

Informasi yang dihimpun KRJIGJA.com menyebutkan, surat bernomor 02/PD-SPDAG/X/2019, perihal permohonan UMSK untuk Pabrik Aqua yang ditandatangani oleh Samsul Hidayat sebagai ketua Ketua Pengurus Daerah SPDAG jateng-DIY, dan sekretaris Setyo Nugroho tersebut disampaikan ke Disperinaker pada Senin (28/10).

Inti surat tersebut antara lain, pimpinan daerah serikat pekerja Danone Aqua Grup (PD SPDAG) Jateng-DIY, atas aspirasi anggotanya yang berada di Pabrik Aqua Klaten, mengajukan permohonan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK), untuk sektor air minum dalam kemasan dan air mineral skala besar.

Permohonan itu disampaikan, karena menurut SPDAG kenyataan bahwa Aqua Klaten layak menjadi sektor unggulan di Kabupaten Klaten, dan semestinya menerapkan UMSK.

SPDAG dalam suratnya juga mencantumkan beberapa hal yang menurutya, Aqua Klaten layak disebut sebagai sektor unggulan. Dengan demikian, dinilai ironi, jika sampai saat ini standar upah minimum untuk karyawan Aqua Klaten masih disamakan dengan UMK kebanyakan usaha di Klaten.

Plant Director PT Tirta Investama Danone-Aqua Klaten, I Ketut Muwaranata yang sebelumnya pernah dikonfirmasi KR terkait tuntutan karyawan, belum memberikan jawaban, karena pihaknya sedang di luar kota. Saat dikonfirmasi Kamis (31/10) kemarin, ia juga sedang sibuk. Namun demikian, I Ketut Muwaranata mengemukakan tetap komit untuk membantu para pekerja, melalui koridor yang ada.

Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disperinaker Klaten, Heru Wijoyo  di kantornya, membenarkan telah menerima surat tersebut, bahkan surat ajuan UMSK dari serikat disampaikan menyatu dengan surat dari Kepala Pabrik Aqua Klaten, tentang tanggapan atas UMSK. Bahkan pihak pabrik juga telah mencantumkan hitungan perkiraan besaran UMK dan UMSK tahun 2020 menurut versi mereka.

Dalam surat itu pihak pabrik juga membenarkan adanya aspirasi dari karyawan Aqua Klaten untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui UMK yang lebih tinggi dari UMK sebelumnya, yakni melalui UMSK.

Sehubungan hal tersebut, Disperinaker akan membahas ajuan serikat maupun jawaban manajeman Aqua itu, bersama dengan pihak-pihak terkait. “Benar, kami sudah menerima surat dari serikat dan tanggapan dari pabrik Aqua. Surat sampai di meja saya baru tadi (kemarin),” kata Heru Wijoyo.(Sit)

BERITA REKOMENDASI