Sering Dilalui Truk, Jalan Desa Sidorejo Kemalang Rusak

Editor: Ivan Aditya

“Selama ini kurang lebihnya sekitar 6 bulan dilewati alur akses tambang yang punya izin resmi. Ada dua lokasi pertambangan resmi yakni satu masuk Desa Sidorejo dan satu lagi masuk wilayah Desa Tegalmulyo. Hanya saja akses jalannya semua lewat Desa Sidorejo,” ujarnya.

Menurut Sri Widagdo, keberadaan aktivitas pertambangan galian C di desanya memberikan dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Namun kebanyakan memberikan dampak positif, karena masyarakat ikut mengenyam dari hasil akses pertambangan. Sedangkan sisi negatifnya merusak jalan.

“Mayoritas warga Desa Sidorejo bekerja di pertambangan. Ada yang kerja di pertambangan resmi dan ada yang menambang manual. Mereka mengandalkan disini. Misalnya, kerja meratakan pasir di truk saja rata-rata pendapatan mencapai Rp 500.000 – Rp 700.000 dalam 24 jam,” ujarnya. (Lia)

BERITA REKOMENDASI