Sesek Bambu Tinggal Kenangan, Diganti Jembatan Kokoh

KLATEN, KRJOGJA.com – Danrem 074 /Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay secara resmi menutup pelaksanaan TMMD Reguler 105 Kodim 0723/Klaten. Upacara penutupan digelar di lapangan Trimurt,i Dukuh Marangan, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Kamis (8/8). 

Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Eko Setyawan, menyatakan semua program fisik dan non fisik telah selesai 100 persen, “ Kami cukup lega, terimakasih kepada warga yang total mendukung program TMMD, sehingga semua program baik fisik maupun non fisik bisa selesai semua,’’ kata Dandim seusai upacara penutupan TMMD.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan, TMMD  dilaksanakan mulai 10 Juli hingga 8 Agustus 2019, di Desa Jimbung.

Sejumlah program fisik diantaranya, pembuatan jembatan, betonisasi jalan, jambanisasi, rehab rumah tak layak huni dan renovasi masjid. “ Kami berharap hasil-hasil TMMD ini dijaga dan bermanfaat untuk masyarakat,” tambah Dandim.

TMMD Reguler 105 Kodim Klaten juga telah membangun jembatan dan jalan. Jembatan

 

Jembatan bambu (sesek) yang semula menjadi akses jalan warga Desa Jimbung kini tinggal kenangan, karena para tentara dalam kegiatan TMMD telah merombak menjadi jembatan baru yang kokoh. Jalan menuju sawah warga juga telah dibeton.

Suprapto (58) warga Dukuh Jonayan Desa Jimbung mengatakan,sangat gembira karena jalan menuju sawahnya sudah bagus dan lebar serta ada jembatan baru yang kuat dan kokoh.

Jalan tersebut sebelumnya sangat sempit dan becek jika musim hujan. Jembatannya juga hanya terbuat dari bambu, sehingga sangat berbahaya untuk dilewati  kendaraan.

Kini, jalan becek dan jembatan bambu tinggal kenangan, TMMD Kodim Klaten telah menyulap menjadi jalan yang lebar dan dibuatkan jembatan baru.

“Terimakasih pak tentara sudah membangun desa kami menjadi bagus. Jembatan dan jalan-jalan sudah kokoh. Kalau ke sawah sekarang tidak susah lagi, jalanya sudah mulus, jembatanya bagus,” kata Suprapto.(Sit)

BERITA REKOMENDASI