Sidang Ditempat, Pasangan Mesum dan 22 Orang Terkena Razia KTP

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satu pasangan mesum dan 22 orang dikenai sanksi pembinaan dan sidang ditempat karena tidak bisa menunjukan identitas diri sah saat petugas dari tim gabungan melakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kegiatan digelar di Jalan Jenderal Sudirman atau depan kantor Pemkab Sukoharjo, Rabu (5/9/2018).

Kabid Penegak Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Sunarto mengatakan, razia digelar dengan melibatkan sejumlah petugas dari instansi terkait seperti penyidik PNS (PPNS) Pemkab Sukoharjo, Polres, Kejaksaan dan Pengadilan Sukoharjo. Petugas dibagi dalam dua tim dan disebar dilokasi berbeda. 

Sasaran razia pertama digelar petugas dengan melakukan pemeriksaan identitas diri warga berupa KTP. Warga yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman diarahkan masuk ke dalam halaman Pemkab Sukoharjo untuk diperiksa kepemilikan KTP-nya. 

Dalam razia tersebut terjaring sebanyak 685 orang warga diperiksa KTPnya oleh petugas. Dari jumlah tersebut sebanyak 22 orang warga diantaranya kedapatan tidak membawa KTP. Mereka dikenakan pembinaan dan sanksi dari petugas dengan wajib mengikuti sidang ditempat. Selain itu warga tersebut harus membayar denda Rp 22 ribu dan disetorkan ke kas daerah.

Tim gabungan melakukan razia KTP sesuai dengan dasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Saat razia digelar petugas juga menyampaikan aturan tersebut ke warga yang disasar. 

"KTP bagaimanapun juga saat warga keluar rumah harus dibawa karena sudah ada aturannya. Apabila tidak maka saat ada razia seperti ini warga bisa dikenakan sanksi sesuai Perda," lanjutnya.

Sunarto mengatakan, hasil temuan di lapangan saat razia digelar masih banyak warga yang menyepelekan membawa KTP saat keluar rumah untuk beraktifitas di luar. Hal itu ditemukan saat petugas melakukan razia KTP disejumlah wilayah. 

Satpol PP Sukoharjo sendiri sampai sekarang sudah melakukan razia KTP disejumlah wilayah seperti Kecamatan Sukoharjo Kota, Gatak, Tawangsari, Bendosari dan lainnya. Saat razia petugas selalu mendapati banyak warga kedapatan melakukan pelanggaran dengan tidak membawa KTP.

Sementara itu dalam kegiatan razia petugas dari tim gabungan juga menyasar tempat kos. Sasarannya baik disepanjang Jalan Jenderal Sudirman maupun disekitar kantor Pemkab Sukoharjo dan kampus Univet Sukoharjo.

Petugas melakukan pemeriksaan disemua kamar yang ada di tempat kos. Para penghuni diperiksa identitasnya satu per satu dengan diminta menunjukan KTP. Dalam razia tersebut petugas mendapati satu pasangan mesum berada di dalam kamar. Saat ditanya identitasnya baik KTP dan buku nikah oleh petugas pasangan mesum tidak bisa menunjukannya.  Oleh petugas satu pasangan mesum tersebut dibawa untuk dilakukan pembinaan. 

"Petugas juga menyasar tempat kos untuk dilakukan pemeriksaan terhadap penghuninya. Pemeriksaan dilakukan dengan meminta penghuni kos menunjukan KTP dan identitas resmi sah lainnya," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI