Sistem Pelayanan KTP-el Diperketat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pelayanan administrasi kependudukan khususnya permohonan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo sudah tepat sasaran. Artinya blangko cetak yang dimiliki semuanya sudah terpakai untuk pelayanan pada masyarakat dan tidak ada yang terbuang.

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita, Selasa (11/12) mengatakan, sistem pelayanan pencetakan KTP-el di kantor Dispendukcapil Sukoharjo sekarang semakin dipermudah untuk masyarakat. Sebab begitu ada permohonan maka sekarang langsung dilayani oleh petugas. Kalaupun dalam pelaksanaanya ada kekurangan blangko cetak maka bisa segera dimintakan penambahan kepada pemerintah pusat.

Blangko cetak KTP-el di kantor Dispendukcapil Sukoharjo dipastikan semuanya digunakan untuk pelayanan pada masyarakat. Tidak ada satupun terbuang seperti halnya terjadi di luar daerah. Bahkan pelayanan KTP-el dipastikan hanya dilakukan di Dispendukcapil Sukoharjo. Artinya masyarakat tidak bisa mendapatkan pelayanan pencetakan dan mendapat blangko cetak KTP-el dari petugas resmi.

"Kabar di luar daerah dengan temuan blangko KTP-el cetak dijual bebas dan ada juga temuan KTP-el dibuang tidak pernah terjadi di Sukoharjo. Sistem yang kami terapkan sangat ketat tapi disisi lain pelayanan kepada masyarakat dipermudah," ujarnya.

Sebagai contoh Anita mengatakan, sistem pencetakan KTP-el dulu menerapkan sistem sesuai daftar antrean. Sistem tersebut setelah dievaluasi oleh Dispendukcapil Sukoharjo ternyata banyak memiliki kelemahan. Sebab KTP-el yang sudah terlanjut dicetak ternyata tidak kunjung diambil pemiliknya sehingga menimbulkan masalah baru berupa penumpukan. 

"Kondisi tersebut dianggap rawan karena bisa saja disalahgunakan. Namun sebagai antisipasi KTP-el tersebut disimpan dalam berkas khusus dan hanya boleh dikeluarkan apabila pemiliknya mengambil sendiri." (Mam)

BERITA REKOMENDASI