Siswa 54 SMP Di Boyolali Masuk Kelas Mulai Pekan Depan

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sejak merebaknya Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Boyolali, semua kegiatan masyarakat terkena dampak, termasuk diantaranya bidang pendidikan. Setelah sekian lama para siswa menjalani sistem belajar dari rumah (BDR), tidak lama lagi para siswa khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah akan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Darmanto. Pembelajaran tatap muka direncanakan Senin (7/9/2020) esok setelah melalui tahap verifikasi kesiapan pembelajaran tatap muka di seluruh SMP d Kabupaten Boyolali baik negeri maupun swasta.

“54 sekolah ini sudah sangat siap untuk mengadakan tatap muka,” ungkap Darmanto saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (02/09/2020).

Secara terperinci 54 sekolah diantaranya sangat siap untuk melakukan pembelajaran. Sedangkan 25 SMP siap serta sisanya kurang siap. Sekolah yang masuk kategori sangat siap yang diperbolehkan melakukan pembelajaran secara tatap muka yang dimulai Senin (07/09/2020) pekan depan. Sedangkan sekolah dengan kategori siap, kurang siap serta sangat kurang siap dan yang belum terverifikasi masih harus melakukan sistem belajar dari rumah (BDR) untuk melengkap syarat pembelajaran tatap muka.

“Empat syarat yang harus dipenuhi yakni fasilitas untuk protokol kesehatan, kesepakatan dengan orang tua siswa, sarana prasarana dan ijin dari kepala dinas dan rekomendasi dari satuan gugus tugas tingkat desa,” terangnya.

Penerapan pembelajaran secara tatap terhadap 54 SMP di Boyolali sesuai dengan kondisi wilayah sekolah tersebut. Sekolah tersebut berada di zona hijau maupun kuning. Sedangkan jika kondisi wilayah sekolah tersebut berubah, menjadi merah atau beresiko tinggi penularan Covid-19, secara otomatis sekolah tersebut akan ditutup kembali.

BERITA REKOMENDASI