SMP Di Boyolali Mulai Siapkan Fasilitas Pendukung KBM Tatap Muka

Editor: KRjogja/Gus

Kesiapan juga diungkapkan Kepala SMPN 1 Sambi, Gatot Harwanto. Yaitu dengan menyiapkan fasilitas pendukung serupa. Pihak sekolah juga sudah mendapatkan persetujuan izin dari para orang tua siswa. Namun demikian, pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Disdikbud Boyolali.

“Secara teknis sudah siap, namun kami masih menunggu keputusan akhir dari Disdikbud. Apapun keputusannya, kami siap laksanakan,” tambahnya.

Seperti diberitakan, Pemkab Boyolali bakal membuka kembali sistem pembelajaran tatap muka mulai Senin (7/9). Tahap awal, pembelajaran tersebut diberlakukan bagi siswa SMP. Bahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali sudah melakukan verifikasi kesiapan pembelajaran adaptasi kebiasaan normal baru terhadap seluruh SMP.

Hasilnya dari 52 SMP negeri dan 45 SMP swasta di Kabupaten Boyolali, sebanyak 54 sekolah masuk kategori sangat siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Sedangkan 25 SMP masuk kategori siap serta 12 SMP kurang siap. Kemudian, 4 sekolah kategori sangat kurang siap serta 2 sekolah yang tidak terverifikasi.

Hanya sekolah yang masuk kategori sangat siap diperbolehkan melakukan pembelajaran secara tatap muka mulai Senin (7/9). Sedangkan sekolah dengan kategori siap, kurang siap serta sangat kurang siap dan yang belum terverifikasi ini, masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara online.(*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI