SMPN 1 Grogol dan SMPN 2 Weru Kebanjiran, Ini yang dilakukan Pemerintah

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dua SMPN di Sukoharjo rawan menjadi korban banjir karena posisinya dekat dengan sungai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo tidak bisa mencegah namun hanya bisa mengurangi kerawanan terjadinya banjir. Bentuknya dengan membangun talud pengaman.

Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Dwi Atmojo Heri, Minggu (3/12/2017) mengatakan, kedua sekolah yakni SMPN 1 Grogol dan SMPN 2 Weru. Sekolah tersebut menjadi korban banjir beberapa hari lalu sampai sempat mengganggu aktifitas belajar mengajar.

Banjir di SMPN 1 Grogol disebabkan karena luapan Kali Samin dan di SMPN 2 Weru dari Kali Siluwur. Kondisi debit air dikedua sungai naik signifikan setelah turun hujan deras dalam waktu lama. Air kemudian meluap ke perkampungan penduduk termasuk ke sekolah.

Banjir terjadi saat kondisi sekolah sepi tidaka da siswa dan guru yakni malam hari. Penjaga sekolah melihat banjir terjadi kemudian menghubungi kepala sekolah dan guru. Selanjutnya diteruskan ke dinas.

“Penanganan terhadap sekolah rawan banjir sudah dilakukan. Tapi dinas tidak bisa mencegah banjir hanya bisa mengurangi,” ujar Dwi Atmojo Heri.

Banjir sendiri disebabkan karena faktor alam dimana hujan turun deras dalam waktu lama. Selain itu posisi sekolah juga dekat dengan sungai dan rawan menjadi korban pertama.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo sudah berupaya mengurangi kerawanan banjir dikedua sekolah. Seperti di SMPN 1 Grogol dengan membangun talud pengaman. Talud berfungsi mencegah terjadinya banjir. Air dibendung agar tidak masuk ke sekolah melainkan tetap mengalir ke sungai.

“Meski sudah dibangun talud di SMPN 1 Grogol tetap banjir karena faktor alam,” lanjutnya.

Kondisi berbeda dialami di SMPN 2 Weru dimana banjir disebabkan tidak hanya faktor dekat dengan sungai. Melainkan juga faktor adanya pembangunan jalan cor beton di depan sekolah.

“Posisi jalan cor beton lebih tinggi dari sekolah. Akibatnya air mengalir dan menyebabkan banjir di SMPN 2 Weru,” lanjutnya.

Khusus di SMPN 2 Weru akan dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo dengan meninggikan pada bagian depan sekolah. Hal itu dimaksudkan agar posisi tanah antara sekolah dengan jalan sama.

“Dari dinas sudah koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membantu dengan membangun talud pada jalan,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI