Soal Jalan Tol Solo-Yogya, Sosialisasi dan Konsultasi Publik Dinilai Langgar Aturan

Gaffar menguraikan, tahap perencanaan merupakan ranah Kementerian PUPR dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tol Solo-Yogyakarta, yakni membuat dokumen perencanaan. Dalam dokumen itu memuat maksud dan tujuan, tata ruang, luas tanah, status tanah, letak tanah, jangka waktu pengadaan tanah, jangka waktu pembangunan, perkiraan nilai tanah, dan penganggaran. Dokumen perencanaan ini kemudian diserahkan kepada gubernur.

Kemudian untuk tahap persiapan, kata Gaffar, adalah sosialisasi dan konsultasi publik, tujuannya memberi pengertian dan pemahaman tentang rencana pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta. Selanjutnya akan ada penetapan lokasi oleh gubernur.

“Tanah dan lokasi akan ditetapkan oleh gubernur sehingga tidak ada broker atau makelar yang bisa mempengaruhi (warga terdampak). Artinya sudah ditetapkan sehingga yang mendapatkan ganti rugi adalah mereka yang ada dalam penetapan tersebut,” jelas Gaffar.

BERITA REKOMENDASI