Status Zona Merah, Jumlah Desa Risiko Tinggi Corona Menurun

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Jumlah desa, kelurahan dan kecamatan dengan status zona merah atau tingkat risiko penyebaran virus Corona tinggi di Kabupaten Sukoharjo menurun drastis. Hal tersebut terjadi salah satunya karena ada kenaikan angka sembuh. Meski begitu status Kabupaten Sukoharjo masih zona merah setelah angka kasus positif virus Corona tinggi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (18/8/2021) mengatakan, terjadi penurunan drastis jumlah desa, kelurahan dan kecamatan dengan status zona merah. Hal tersebut diketahui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo setelah melihat perkembangan perbandingan data dalam dua pekan sebelumnya dan pekan lalu. Salah satu faktor besar tersebut karena adanya kenaikan angka sembuh kasus virus Corona. Disisi lain, upaya bersama percepatan penanganan juga terus dilakukan dengan melibatkan pihak terkait.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat dua pekan sebelumnya atau per 8 Agustus 2021 diketahui ada satu kecamatan berstatus zona merah. Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Sukoharjo. Selain itu ada 10 kecamatan berstatus zona oranye yakni, Kecamatan Baki, Weru, Mojolaban, Kartasura, Grogol, Bendosari, Polokarto, Gatak, Bulu dan Nguter. Satu kecamatan tersisa yakni Kecamatan Tawangsari berstatus zona kuning.

BERITA REKOMENDASI