Sukoharjo Buka Posko Pengaduan Vaksinasi Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo membuka posko pengaduan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Posko pengaduan dibuka di 26 fasilitas kesehatan yang melayani pelaksanaan vaksinasi Virus Corona.

Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, DKK Sukoharjo menunjuk 26 faskes sebagai tempat pelayanan vaksinasi virus corona sekaligus posko pengaduan KIPI. Posko tersebut berada di 12 puskesmas, 10 rumah sakit dan empat klinik pratama milik TNI/Polri.

DKK Sukoharjo sudah membuka posko pengaduan KIPI sejak pertama kali pelaksanaan vaksinasi virus corona pada Senin (25/01/2021) lalu. Posko dibuka terus hingga dinyatakan aman setelah program vaksinasi virus corona tahap pertama selesai.

“Paling dekat tentunya di puskesmas karena tersebar di 12 kecamatan. Mereka yang sudah menerima vaksin virus corona apabila ada keluhan atau pengaduan bisa datang ke posko,” ujarnya, Rabu (27/01/2021).

Yunia menjelaskan, kemampuan faskes dalam melayani sasaran vaksin virus corona berbeda-beda. Sesuai perhitungan seperti di puskesmas mampu melayani penyuntikan hingag 50 orang per hari, sedangkan di rumah sakit jumlahnya lebih banyak lagi mencapai 200 orang per hari.

Proses vaksinasi virus corona tahap pertama di Sukoharjo direncanakan bisa selesai pada 28 Januari. Dalam rentang waktu empat hari pelaksanaan setelah dimulai pada 25 Januari lalu diharapkan program vaksinasi bisa selesai semua.

“Sasaran awal di Sukoharjo khusus untuk tenaga kesehatan saja ada 6.896 orang ditambah 10 orang tokoh masyarakat. Artinya ada ribuan penerima vaksinasi virus corona,” lanjutnya.

Hingga 27 Januari proses vaksinasi virus corona masih dijalankan oleh DKK Sukoharjo. Belum ditemukan adanya gejala besar dampak dari pemberian vaksin tersebut. “Baru gejala ringan saja yang dirasakan seperti mengantuk, tapi sudah baik dan badan sehat tidak ada masalah,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI