Sukoharjo Keluarkan SE Larangan Mudik Lebaran Bagi ASN

Pemkab Sukoharjo juga meminta kepada beberapa OPD membantu melakukan pengawasan terkait kebijakan pemerintah tersebut untuk diterapkan pada ASN. OPD tersebut seperti Inspektorat, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan dan Satuan Polisi Pamong Praja.

“Dalam SE itu juga masih memberi kelonggaran pada ASN apabila ada keperluan mendesak kedinasan ataupun pribadi hingga memaksa harus pergi keluar kota. Namun dengan catatan harus mendapat izin pimpinan OPD atau pejabat diatasnya,” lanjutnya.

Budi Santoso menjelaskan, pengecualian tersebut seperti saat ASN harus melakukan perjalanan keluar daerah karena tugas kedinasan. Hal itu pada kondisi sekarang masih sering dijumpai pada ASN yang membantu penanganan kasus pandemi virus corona. Salah satunya semisal ASN yang harus pergi dari Sukoharjo ke Semarang untuk berkoordinasi terkait vaksin virus corona dan lainnya. Selain itu kedinasan mengenai beberapa pekerjaan resmi sebagai ASN Pemkab Sukoharjo.

“ASN masih bisa pergi kedinasan ke luar daerah seizin pimpinan. Sebab sekarang penanganan pandemi virus corona perlu berkoordinasi langsung ke Semarang atau tingkat provinsi. Itu boleh namun dengan catatan juga wajib protokol kesehatan,” lanjutnya.

Kelonggaran lain diberikan pada ASN diperbolehkan ke luar daerah karena kepentingan pribadi yang sangat mendesak. Budi Santoso mencontohkan seperti ada anggota keluarga ASN meninggal dunia. ASN mendapat kesempatan melayat dengan melaporkan terlebih dahulu kejadian kepada pimpinan OPD.

“ASN yang baru saja terpaksa pergi keluar daerah tersebut setelah pulang kembali ke Sukoharjo wajib isolasi mandiri dan melaporkan pula ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona untuk memastikan kondisi kesehatannya,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI