Sukoharjo Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kabupaten Sukoharjo kembali berstatus zona merah atau risiko penularan virus corona tinggi setelah sebelumnya sempat turun zona oranye atau sedang. Peningkatan terjadi karena tingginya kasus positif virus corona dan meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (23/11/2020), mengatakan, perkembangan data kasus virus corona di Sukoharjo diketahui ada peningkatan status per 22 November dari sebelumnya oranye menjadi merah. Kenaikan status zona merah tersebut terjadi karena melihat beberapa indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

“Ada kenaikan status lagi dari zona oranye menjadi merah per 22 November. Artinya risiko penularan virus corona di Sukoharjo tinggi,” ujarnya.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 22 November diketahui kasus akumulasi positif virus corona sebanyak 2.433 kasus. Rinciannya, terkonfimasi positif virus corona dengan gejala ditemukan jumlah kasus 568 kasus atau bertambah 53 kasus, jumlah kasus aktif 99 kasus terdiri dari 70 kasus rawat inap, 22 kasus isolasi mandiri, 77 kasus meninggal dunia atau bertambah 9 kasus dan 398 kasus sembuh atau bertambah 70 kasus.

Penambahan kasus positif virus corona dan meninggal dunia menjadi salah satu penyebab naiknya status zona merah. Sebab angka tersebut tinggi khususnya terlihat dalam kasus meninggal dunia.

Kasus positif virus corona tanpa gejala sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui ada 995 kasus atau bertambah 173 kasus, jumlah kasus aktif 220 kasus, terdiri dari isolasi mandiri 218 kasus, isolasi rumah sehat 2 kasus, jumlah sembuh 775 kasus atau bertambah 142 kasus.

Data suspek jumlah ditemukan 1.277 kasus atau bertambah 8 kasus, jumlah kasus aktif 78 kasus, terdiri dari isolasi mandiri 17 kasus, rawat inap di rumah sakit 63 kasus, meninggal dunia 15 kasus, selesai isolasi mandiri 775 kasus, discarded atau bukan positif virus corona 407 kasus, terdiri dari swab negative 397 kasus dan diagnosa penyakit lain 10 orang.

Kontak erat diketahui ada 4.788 kasus dengan rincian, isolasi mandiri 1.813 kasus dan selesai pemantauan 2.975 kasus. “Artinya dalam posisi sekarang di Sukoharjo selain zona merah juga masih status kejadian luar biasa (KLB) virus corona,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI