Sukoharjo Segera Gelar Vaksinasi Lansia

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Vaksinasi virus corona dengan sasaran lanjut usia akan dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo di dua wilayah dengan tingkat risiko penularan virus corona tinggi. Kedua wilayah tersebut yakni, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo dan Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari. Data sasaran vaksinasi telah disiapkan dan tinggal menunggu pelaksanaan suntikan vaksin virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Kamis (04/03/2021) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo telah selesai melakukan persiapan dengan koordinasi melibatkan sejumlah pihak terkait pelaksanaan vaksinasi virus corona dengan sasaran lanjut usia. Kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat (05/03/2021) besok di dua wilayah sasaran yakni Kelurahan Jetis Kecamatan Sukoharjo dan Desa Kateguhan Kecamatan Tawangsari.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sengaja menyasar Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo dan Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari karena merupakan wilayah dengan tingkat risiko penularan virus corona tinggi. Kedua wilayah tersebut sangat rawan sehingga menjadi prioritas dilaksanakan vaksinasi virus corona.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui, sasaran vaksinasi virus corona di Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo sebanyak 160 orang dan di Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari 300 orang. Masing masing lanjut usia tersebut telah mendapatkan sosialisasi terkait pelaksanaan vaksinasi virus corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga melakukan pemetaan dan pendataan terhadap sasaran penerima vaksin virus Corona berikutnya dari pekerja transportasi dan lanjut usia. Proses tersebut dilakukan sebagai persiapan jangka panjang mengingat mereka nantinya juga akan mengikuti vaksinasi virus Corona.

“Pekerja transportasi juga masuk kategori rentan tertular virus Corona karena sering bertemu dan melayani masyarakat. Sedangkan lanjut usia nanti akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat teknisnya seperti apa,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, saat pelaksanaan vaksinasi virus Corona setiap sasaran akan menerima dua kali tahapan suntikan. Setiap tahapan memiliki rentang waktu selama sekitar 14 hari untuk melihat reaksi dan perkembangan kondisi penerima vaksin virus Corona.

Kondisi tersebut menyebabkan proses menjadi lama karena butuh observasi dilakukan petugas. Disisi lain stok vaksin virus Corona dimiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga terbatas dan harus meminta tambahan lebih dulu ke pemerintah provinsi dan pusat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI