Sukoharjo Sudah Laksanakan PTM SMP 100 Persen

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sekolah tingkat SMP negeri dan swasta di Kabupaten Sukoharjo sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dengan sistem shift. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo menerapkan sesuai kebijakan pemerintah. Selama pelaksanaan PTM tetap dilakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Disdikbud Sukoharjo Warsini, Kamis (06/01/2022) mengatakan, PTM tingkat SMP negeri dan swasta mulai diterapkan 100 persen terhitung 3 Januari 2022. Hal ini sesuai kebijakan pemerintah terkait PTM di sekolah pada tahun 2022.

Disdikbud Sukoharjo sebelum menerapkan kebijakan pemerintah tersebut telah melakukan sosialisasi ke pihak sekolah dan diteruskan ke siswa serta orang tua murid pada akhir tahun 2021 lalu. Kebijakan tersebut diterapkan disemua sekolah tingkat SMP di Kabupaten Sukoharjo.

PTM 100 persen ditingkat SMP diterapkan dengan sistem shift. Dalam satu ruangan diisi sebayak 16 siswa. Pembelajaran dilakukan secara bergantian hingga semua siswa dapat mengikuti pembelajaran di sekolah.

Siswa sebelum mengikuti PTM wajib melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan seperti pengecekan suhu badan, pemeriksaan kartu vaksin, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ruang kelas dan duduk di kursi yang telah disediakan sesuai penempatan dari sekolah. Sistem tersebut sudah dipahami siswa mengingat sebelumnya mereka sudah mengikuti PTM terbatas di sekolah.

“Pengetatan juga berlaku terhadap kepala sekolah dan guru. Mereka wajib mematuhi ketentuan sesuai kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Disdikbud Sukoharjo melibatkan pihak terkait untuk membantu melakukan pengetatan pengawasan PTM 100 persen di SMP. Sasaran pengawasan seperti penerapan Prokes, kondisi kesehatan dan vaksinasi virus Corona.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, sudah mengeluarkan Instruksi Bupati (Inbup) Sukoharjo nomor 1 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 virus Corona,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI