Sulit Dapat Kerja, Angka Pengangguran Naik Dampak Pandemi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penambahan angka pengangguran khususnya berasal dari lulusan sekolah dan perguruan tinggi masih menjadi ancaman besar di Kabupaten Sukoharjo. Hal tersebut terjadi karena faktor pandemi virus Corona belum berakhir. Sektor usaha sangat terasa dampaknya hingga melakukan efisiensi demi keberlangsungan usaha seperti pengurangan pekerja maupun tidak melakukan perekrutan atau penambahan pegawai.

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) sekaligus Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno, Minggu (30/5/2021) mengatakan, PHK terhadap buruh masih terus terjadi hingga sekarang dilakukan pihak pengusaha. Namun demikian PHK dilakukan tidak secara massal di satu tempat usaha melainkan hanya terjadi pada beberapa buruh saja. Pengusaha melakukan PHK sebagai bentuk penyesuaian karena kondisi masih pandemi virus Corona.

Dampak pandemi virus Corona sejak satu tahun terakhir dan belum berakhir membuat banyak pengusaha merasakan kesulitan usaha. Hal sama dirasakan buruh karena bisa terancam kapan saja terkena PHK. Akibatnya buruh mengalami kesulitan mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

BERITA REKOMENDASI