Sulit Dapat Kerja, Angka Pengangguran Naik Dampak Pandemi

Sukarno mengatakan, siswa lulus SMK khususnya mereka lebih cenderung memilih mencari kerja dan dari pengalaman tahun sebelumnya bisa tersalurkan ke beberapa sektor usaha. Namun karena pandemi virus Corona maka keterserapan calon tenaga kerja baru menjadi terbatas karena penurunan kemampuan pelaku usaha.

“Banyak yang akhirnya sekarang memilih membuka usaha sendiri. Mereka juga tercatat sebagai pekerja dan mengurangi pengangguran,” lanjutnya.

Sukarno mengatakan, secara umum kondisi di Kabupaten Sukoharjo masih stabil dan belum ada temuan kasus PHK massal lagi. Meski demikian masih banyak ditemukan kasus ketenagakerjaan yang belum terselesaikan antara buruh dengan pengusaha. Salah satu yang ditemukan FPB Sukoharjo berkaitan dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri dimana banyak buruh belum menerima haknya.

Sukarno menjelaskan, masalah dalam temuan tersebut masing masing buruh berbeda. Sebagian besar buruh diketahui sama sekali belum menerima pembayaran THR dari pihak perusahaan atau tempat bekerja. Sedangkan sebagian buruh lainnya baru menerima sebagian dengan nilai prosentase tertentu saja dan sisanya belum dibayarkan hingga sekarang.

Dua permasalahan buruh terkait belum menerima pembayaran THR Idul Fitri menjadi catatan serius FPB Sukoharjo. Pengusaha diminta tetap membayar THR karena sudah menjadi hak buruh. Disisi lain, FPB Sukoharjo meminta pada buruh terus memberikan perkembangan laporan untuk memastikan hak mereka menerima THR sudah diterima.

“Masih ada buruh yang belum menerima pembayaran THR Idul Fitri. Usai Lebaran terus kami pantau dan masih ada temuan pelanggaran baik itu buruh sama sekali belum menerima pembayaran THR maupun buruh yang baru menerima pembayaran THR dengan cara dicicil pihak pengusaha,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI