Sunarno Terpilih Sebagai Ketua Pengurus PMI Boyolali Periode 2022-2027

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali,Jawa Tengah menggelar Pemilihan Ketua Pengurus Masa bakti 2022 – 2027. Pemilihan tersebut digelar di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali pada Senin (21/2/2022) bersamaan dengan pelaksanaan Musyawarah Kerja (Muker) dan Musyawarah Kabupaten (Mukab) PMI Kabupaten Boyolali.

Diungkapkan oleh Pimpinan Sidang Muker dan Muskab PMI Kabupaten Boyolali, Mulyono Santoso, bahwa secara aklamasi (pemilihan umum) terpilih Sunarno yang menjadi Ketua Pengurus PMI Kabupaten Boyolali Masa bakti 2022 – 2027. Pria yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Tirta Ampera Kabupaten Boyolali tersebut terpilih dari 25 suara yang berasal dari 22 suara pengurus PMI tingkat kecamatan, satu suara dari pengurus kabupaten, satu suara dari pengurus provinsi dan satu suara dari perwakilan relawan.

“Dengan ketua yang baru tersebut dapat melaksanakan tugas dengan amanah, melanjutkan kegiatan kegiatan PMI masa periode yang kemarin menjadi lebih baik lagi,” terang Mulyono yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Boyolali.

Sementara itu, Plt Ketua Pengurus PMI Kabupaten Boyolali sekaligus Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan berharap pada ketua dan tim formatur pengurus PMI Kabupaten Boyolali masa bakti 2022-2027 dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.

“Kami berharap seluruh pengurus PMI dapat bersinergi, bekerjasama dan merapat dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dan stakeholder yang lainnya supaya saya yakin nanti PMI ke depan akan lebih baik lagi. Sekarang sudah baik, tapi mudah mudahan lebih baik lagi,” ungkap Wabup Iwan.

Dalam kesempatan tersebut, disusun tim formatur pengurus PMI Kabupaten Boyolali masa bakti 2022-2027 yang terdiri dari ketua terpilih, dua orang dari pengurus kabupaten demisioner dan dua orang dari pengurus kecamatan

Sebagai tambahan informasi, capaian hasil pengumpulan sumbangan kemanusiaan Bulan Dana PMI tahun 2021 adalah sebesar Rp. 1.324.214.100 atau mencapai 97 persen dari target.

“Kita kembalikan lagi ke masyarakat untuk menangani bencana alam atau lainnya. RTLH termasuk juga,” pungkas Wabup Iwan. (R-3)

 

BERITA REKOMENDASI