Sungai Meluap Akibat Sampah, Sawah dan Jalan Rusak

KARANGANYAR,KRJOGJA.com -Luapan Sungai Bebek di Dusun Ngelaban Rt 04/Rw VII Desa Buntar, Mojogedang menyebabkan kerusakan tanaman padi, bahu jalan longsor dan talud jalan ambrol pekan lalu. Sumbatan material di bawah jembatan memicu luapannya.

Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyanto mengatakan jalan penghubung Dusun Ngelaban ke Dusun Puntuk sampai tidak bisa dilewati kendaraan akibat luapan air. Badan jalan juga tidak lagi utuh.
“Kendaraan roda empat tidak bisa lewat untuk sementara waktu. Hanya roda dua yang bisa lewat. Saat ini masih dilakukan pembersihan,” kata Mardiyanto di lokasi.

Material kayu dan sampah menyumbat di bawah jembatan, sehingga air meluap sampai ke areal persawahan dan jalan. Adapun talud jalan ambrol berukuran panjang 30 meter dan tinggi 3 meter. Kemudian bahu jalan longsor berukuran lebar 3 meter dan panjang 10 meter. Parahnya lagi, tanaman padi berumur 2 bulan terendam dan tak bisa diselamatkan. Sawah tersebut milik Sujadi (55) berukuran 800 meter persegi dan milik Tanto (55) berukuran 1.600 meter persegi.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, warga dan komunitas tanpa dikomando membersihkan penyumbat di bawah jembatan. “Hujan dari Sabtu sore sampai malam memicu debit air tinggi. Kami akan berpatroli lebih intens sebab dikhawatirkan jalan ambrol lebih melebar. Sekarang saja, lebar jalan tinggal separuhnya,” katanya.

Pantauan di lokasi, puluhan sukarelawan dari ormas, Polri dan TNI bekerja bakti menyingkirkan rumpun bambu dan pohon jati yang menyumbat gorong-gorong di bawah jembatan. Ia juga menyiagakan posko gerak cepat antisipasi banjir di kantor Kecamatan Mojogedang. (Lim)

BERITA REKOMENDASI