Susul UMK Jateng, SPRI Sukoharjo Minta UMK 2021 Naik

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo menyambut gembira kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2021 naik sebesar 3,27 persen. Kenaikan tersebut diharapkan diikuti dengan naiknya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sukoharjo. SPRI Sukoharjo meminta angka kenaikan sebesar 4 persen sesuai hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada Januari dan Juli lalu.

Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno, Rabu (4/11/2020), mengatakan, kebijakan yang diambil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menetapkan kenaikan UMP Tahun 2021 jelas sangat menggembirakan. Sebab angka kenaikan UMP Jawa Tengah Tahun 2021 sangat tinggi mencapai 3,27 persen atau Rp 1.798.979 dari UMP Tahun 2020 sebesar Rp 1.742.015.

Kenaikan tersebut juga sekaligus memperhatikan nasib buruh ditengah pandemi virus corona. Padahal pemerintah pusat sudah mengeluarkan surat edaran Menteri Tenaga Kerja terkait besaran UMP.

“SPRI Sukoharjo berharap kebijakan kenaikan UMP Jawa Tengah diikuti dengan kenaikan UMK di daerah termasuk di Sukoharjo. SPRI Sukoharjo meminta UMK Tahun 2021 Sukoharjo ada kenaikan sekitar 4 persen mengingat UMP Jawa Tengah naik 3,27 persen,” ujarnya.

Sukarno menjelaskan, permintaan angka kenaikan 4 persen UMK Tahun 2021 Sukoharjo melihat hasil survei KHL Januadi dan Juli tahun 2020. Hasil survei menunjukan kenaikan kebutuhan hidup bagi buruh. Kenaikan juga disesuaikan dengan kondisi pandemi virus corona seperti sekarang dimana harga kebutuhan pokok naik.

“Kami memakai hasil survei Januari dan Juli tahun 2020, sedangkan rencana survei KHL lanjutan sekarang belum kami lakukan karena waktu sudah mendesak,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI