Tak Cantumkan NIK, 2.500 UMKM di Sukoharjo Gagal Terima Bantuan Modal Usaha

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 2.500 dari total 22.156 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sukoharjo pendaftar program bantuan stimulus modal usaha sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat dipastikan gagal. Kegagalan mendapat bantuan disebabkan karena tiga kesalahan sehingga menyebabkan pemerintah pusat melakukan pencoretan. Penyebabnya yakni, tidak mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), tidak mencantumkan nomor telepon, handphone atau WhatsApp dan mendaftar lagi padahal status sebelumnya sudah pernah mendaftar.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Sabtu (15/8/2020) mengatakan, jumlah pendaftar UMKM dalam progran bantuan stimulus modal usaha sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat di Sukoharjo sangat banyak. Tingginya peminat dikarenakan banyak pelaku UMKM membutuhkan modal usaha setelah terdampak pandemi virus corona.

Total ada 22.156 UMKM di Sukoharjo bergerak diberbagai bidang usaha sudah mendaftarkan diri mendapat bantuan modal dari pemerintah pusat. Pendaftar tersebut berasal dari tahap pertama 8.000 pendaftar dan sisanya baru mendaftar ditahap kedua.

Pemerintah pusat sebelum memberikan bantuan modal usaha lebih dahulu melakukan proses verifikasi dan validasi UMKM pendaftar. Hasilnya diketahui dari total 22.156 UMKM, sebanyak 2.500 UMKM diantaranya dipastikan gagal menerima bantuan modal usaha dari pemerintah pusat.

BERITA REKOMENDASI