Tak Ingin Kecolongan, Kendaraan Dinas Dicek

BOYOLALI (KRjogja.com) – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) melakukan pengecekan fisik kendaraan dinas yang sehari-hari dipakai oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Boyolali. Setelah sebelumnya melakukan di 19 kecamatan, pada Selasa (6/9/2016), pengecekan dilakukan di lingkungan Setda Boyolali.  

Dalam pengecekan tersebut, seluruh kendaraan yang terparkir di lingkungan Setda, baik roda dua dan roda empat, dicek satu per satu. Selain pengecekan fisik, surat-surat kendaraan juga diperiksa. Dari hasil pengecekan, diketahui kendaraan dinas tertua adalah satu sepeda motor keluaran tahun 1994.

Kepala Seksi pengelolaan Aset DPKPAD Boyolali, Kristiyani ‎menjelaskan, pengecekan fisik kendaraan dinas tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan kelayakan kendaraan dinas sebagai salah satu upaya pengamanan aset daerah, semisal untuk mengetahui apakah kendaraan dinas tersebut dirawat sebagaimana mestinya atau tidak. Kendaraan yang dicek dicocokkan dengan data yang dimiliki DPPKAD. Selain itu, kegiatan ini dilakukan agar tidak 'kecolongan', karena kendaraan hanya digunakan plesir oknum PNS. 

"Pencocokan data mesti dilakukan untuk mengetahui kondisi kendaraan dinas‎. Jangan sampai kendaraan dinas digunakan atau tak dirawat sebagaimana mestinya," kata Kristiyani.  

Dijelaskannya, pengecekan kendaraan terakhir dilakukan pada 2013 lalu. Padahal idealnya, pengecekan dilakukan setiap tahun agar datanya tetap up to date. Pengecekan akan dilakukan secara menyeluruh hingga Oktober nanti. Untuk kendaraan dinas yang usianya lebih dari 10 tahun dan sudah tak dipergunakan oleh untuk kedinasan direncanakan akan dilelang. ‎(R-11)

BERITA REKOMENDASI