Tak Memenuhi Syarat, KPU Boyolali Coret Lima Caleg

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – KPU Boyolali coret lima calon legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap (DCT) karena dinyatakan tak memenuhi syarat atau TMS karena berbagai sebab. Meski demikian, ada kemungkinan kelima caleg tersebut memperoleh suara karena sudah kelimanya sudah tercetak di surat suara Pemilu.   

Komisioner KPU Boyolali Divisi Hukum dan Pengawasan, Maya Yudayanti, Kamis (21/3) menjelaskan, kelima caleg TMS tersebut yakni dua caleg dari PKB dan PPP karena diberhentikan dari anggota partai, dua caleg dari PKS karena adanya ketetapan vonis pengadilan, masing-masing  karena sudah ada vonis pengadilan atas pelanggaran UU pemilu dan UU lalu lintas, serta satu caleg dari Partai Berkarya karena yang bersangkutan meninggal dunia.

Keputusan pencoretan tersebut, imbuhnya, dilakukan sesuai aturan perundangan setelah melakukan klarifikasi ke masing-masing partai serta berkonsultasi dengan KPU provinsi dan KPU RI. “KPU kemudian melalukan rapat Pleno untuk menentukan kelima caleg tersebut apakah masih memenuhi syarat atau sudah tidak memenuhi syarat,” katanya.

Di sisi lain, meski sudah dicoret, namun karena kelimanya sudah terlanjur tercetak dalam surat suara pemilu, pihaknya akan segera melakukan perubahan DCT dan akan mengirimkan surat dinas kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) ditingkat Desa. sebab meski sudah dicoret, masih ada potensi suara masuk untuk kelima caleg TMS tersebut.

“Jika ada suara yang diberikan kepada lima caleg itu, nanti suaranya akan dihitung atau masuk ke Partai,”

Sementara itu Andi Setyo Wibowo, Sekretaris I sekaligus Sekjen Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Boyolali mengatakan, caleg yang TMS tersebut dicoret karena yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari partai karena pelanggaran AD/ART. (Gal) 

 

BERITA REKOMENDASI