Tak Sekedar Membangun, Desa Diingatkan Sejahterakan Masyarakat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Desa diminta memaksimalkan keberadaan dana desa dan alokasi dana desa (ADD) tidak sekedar pengembangan desa saja, namun juga mensejahterakan masyarakat. Sebab pemerintah pusat sudah rutin memberikan bantuan setiap tahun dengan nilai terus mengalami peningkatan. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sukoharjo YC Sriyana, Kamis (12/12/2019) mengatakan, DPMD Sukoharjo terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap 150 desa penerima bantuan dana desa dan ADD. Artinya desa tidak hanya didampingi dalam setiap proses pencairan hingga pelaporan penggunaan saja, namun juga membina agar penggunaan dana bantuan tersebut bisa tepat sasaran. Tidak terkecuali petugas sangat berharap pihak desa tidak melakukan sekecil apapun pelanggaran hingga akhirnya mendapat sanksi hukum. 

Pemerintah desa juga diminta melakukan prinsip keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan dana desa. Hal itu merupakan dasar penting dalam menjaga kebersamaan dengan masyarakat. 

“DPMD Sukoharjo berharap pemerintah desa bisa memahami tentang pengelolaan keuangan desa. Selain itu juga tidak kalah penting mematuhi semua aturan dalam penggunaan dan pelaporan penggunaan dana desa dan ADD,” ujarnya. 

Untuk mengantisipasi kesalahan yang dilakukan pemerintah desa dalam penggunaan dana desa dan ADD, maka DPMD Sukoharjo menggelar workshop. Kegiatan diikuti langsung oleh kepala desa dan perangkat desa. Mereka perlu mendapatkan informasi langsung dari petugas mengenai teknis pengelolaan keuangan desa. Hal itu penting sehingga dapat mengantisipasi kesalahan dalam pelaksanaan dan terhindar dari sanksi hukum. 

“Penggunaan dana desa dalam pengelolaan dan pemanfaatanya terus diupayakan agar benar benar efektif dan tepat sasaran,” lanjutnya. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, pemerintah desa dalam menerima dana bantuan baik dana desa dan ADD setiap tahun terus mengalami peningkatan. Dalam perkembangan terakhir bahkan satu desa bisa menerima lebih dari Rp 1 miliar. Dana tersebut diharapkan sangat membantu desa dalam pembangunan dan pengembangan wilayah. 

Pemkab Sukoharjo mengingatkan pada pemerintah desa agar dalam penggunaan dilakukan secar transparan. Selain itu juga tidak hanya membangun fisik saja, namun juga mesejahterakan masyarakat. 

“Pembangunan fisik berupa jalan dan talud memang wajar, namun jangan lupakan pula program pemberdayaan dan pengembangan agar masyarakat menjadi lebih sejahtera dengan keberadaan dana desa dan ADD,” ujarnya.(Mam) 

BERITA REKOMENDASI