Tambang Galian C Ilegal Bulu Akhirnya Disegel

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo bersama petugas gabungan lainnya melakukan penyegelan tiga lokasi penambangan galian C ilegal di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu. Tindakan tegas dilakukan karena para pemilik tambang tidak memiliki izin. Selain itu aktifitas penambangan juga membahayakan baik terhadap pekerja, lingkungan mapun warga sekitar.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Sutarmo, Jumat (9/9/2016) mengatakan, penyegelan dilakukan dengan melibatkan petugas lain yakni dari anggota Kodim 0726, Polres Sukoharjo, pemerintah Desa Sanggang dan Kecamatan Bulu. Petugas memberikan tindakan tegas setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat.

Sebelum dilakukan penyegelan petugas lebih dahulu melakukan pengecekan ke lokasi dan perizinan. Hasilnya diketahui lokasi penambangan membahayakan dan pemiliknya belum memiliki izin resmi.

Tiga lokasi penambangan galian C ilegal tersebut dimiliki oleh orang berbeda. Para pemilik sudah mendapatkan teguran keras dari petugas dan diminta tidak melakukan kembali aktifitas penambangan.

Pemilik tambang galian C tersebut yakni Parjo, Gito dan Sarno yang merupakan warga Desa Sanggang, Kecamatan Bulu. Ketiganya sudah cukup lama melakukan aktifitas penambangan dengan dibantu para pekerjanya.

Proses penambangan galian C ilegal dilakukan pemilik dan pekerja baik menggunakan cara manual dicangkul maupun menggunakan alat berat. Aktifitas dianggap membahayakan dan rawan menyebabkan tanah longsor.

“Penyegelan kami lakukan dengan memasang perda line sebagai tanda penutupan lokasi penambangan galian C karena tidak berizin dan membahayakan,” ujar Sutarmo.

Adanya aktifitas penambangan galian C ilegal sudah berdampak buruk terhadap lingkungan. Dampak tersebut seperti adanya debu berterbangan dan masuk ke perumahan warga, jalan rusak karena dilintasi truk bermuatan berat serta ancaman bahaya tanah longsor. (Mam)

BERITA REKOMENDASI