Tanggul Kali Situri Jebol, 147 Hektar Sawah Terendam

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 147 hektare sawah di wilayah Desa Grogol, Kecamatan Weru, Sukoharjo kebanjiran. Penyebabnya setelah tanggul Kali Situri jebol. Petani resah karena tanaman padi terendam air setinggi sekitar 1 meter setelah tanggul berulang kali jebol dan belum ada penanganan perbaikan.

Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol (Inf) Chandra Ariyadi Prakoso mengatakan tanggul Kali Situri di Desa Grogol, Kecamatan Weru jebol pada Rabu (20/12/2017) malam. Tanggul yang jebol berukuran sekitar lima meter. Penyebabnya karena tanggul tidak kuat menahan derasnya arus air. Selain itu kondisi tanggul juga banyak ditemukan kerusakan berupa retakan tanah.

Tanggul pengaman Kali Situri masih alami dari tanah dan belum dilakukan pembangunan talud permanen. Derasnya arus air dan kondisi retakan tanah menyebabkan tanggul mudah jebol.

“Begitu mendengar laporan dari Danramil Weru saya langsung cek ke lokasi. Ternyata memang kondisi tanggul jebol parah dan kasihan petani tanaman padi terendam dan rusak berulang kali sampai rugi,” ujarnya kepada KRJOGJA.com, Kamis (21/12/2017).

Penanganan yang sudah dilakukan yakni menambal tanggul jebol menggunakan karung berisi pasir, juga menutup lubang memakai bambu dan kayu. “Sebenarnya ada beberapa titik tanggul jebol di aliran Kali Situri. Sekitar lima titik sudah ditambal bersama masyarakat dan satu titik ini masih jebol,” lanjutnya.

Kodim 0726 Sukoharjo dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan tanggul jebol sementara bersama masyarakat. Hal itu dilakukan untuk menyelematkan tanaman padi petani.

Sementara itu Kades Grogol, Kecamatan Weru, Heri Putut mengatakan di lokasi titik tanggul jebol ada sebanyak 20 hektare sawah terendam banjir luapan Kali Situri. Sedangkan total secara keseluruhan ada 147 hektare di wilayah Kecamatan Grogol, Kecamatan Weru terendam banjir.

Tanggul Kali Situri jebol pertama sekitar akhir November dan kembali terulang pada awal Desember, sedangkan terakhir Rabu (20/12/2017) kemarin. Pada tiga kali tanggul jebol sawah terendam banjir dan merusak tanaman padi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI