Target Penerimaan Parkir Meleset

SUKOHARJO, KRjogja.com – Target pendapatan parkir kendaraan tahun 2020 kemungkinan besar tidak tercapai terdampak pandemi virus corona. Kondisi tersebut mengakibatkan jumlah kendaraan yang parkir menurun drastis, disisi lain juga adanya kebijakan Pemkab Sukoharjo memberikan keringanan setoran retribusi sebesar 75 persen.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Minggu (1/11), mengatakan, data sampai akhir Oktober diketahui setoran pendapatan parkir kendaraan yang masuk baru sekitar Rp 733.275.000 dari total keseluruhan target Rp 977.700.000. Pendapatan tersebut diperoleh dari pengelolaan parkir kendaraan di sebelas rayon di Kabupaten Sukoharjo.

Sisa waktu dua bulan berjalan kemungkinan tidak menutup target pendapatan parkir kendaraan. Dishub Sukoharjo menganggap wajar kondisi tersebut karena faktor dampak pandemi virus corona.

“Kemungkinan memang target pendapatan parkir kendaraan tidak tercapai karena pandemi virus corona, dan itu wajar karena kondisi di lokasi parkir sepi dan adanya kebijakan keringanan dari Pemkab Sukoharjo memberikan keringanan setoran retribusi parkir sebesar 75 persen,” ujarnya.

Dishub Sukoharjo memantau kondisi disemua lokasi parkir kendaraan terjadi penurunan drastis. Hal itu terjadi sejak pandemi virus corona pertama kali muncul sekitar Maret-Oktober kemarin. Sepinya parkir kendaraan diperkirakan masih terjadi pada November-Desember mendatang mengingat pandemi virus corona belum berakhir.

Toni menjelaskan, pandemi virus corona membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Hal ini berdampak pada pusat perekonomian seperti di pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan lainnya sebagai sumber utama pendapatan parkir kendaraan sepi.

“Kondisi lokasi parkir disemua wilayah di Sukoharjo atau di 12 kecamatan di 11 rayon sepi terjadi penurunan parkir kendaraan,” lanjutnya.

Dishub Sukoharjo masih berharap adanya kenaikan pendapatan parkir kendaraan disisa waktu November-Desember. Sebab ada beberapa momen penting yang bisa mendongkrak pendapatan parkir kendaraan seperti libur panjang cuti bersama.

“Kalaupun nanti tidak tercapai 100 persen sesuai target minimal kami bisa mendekati diatasu 90 persen. Sebab masih ada dua bulan berjalan untuk menambah pendapatan parkir kendaraan,” lanjutnya.

Dishub Sukoharjo sendiri mencatat target pendapatan dari parkir kendaraan setiap tahun terus mengalami peningkatan. Target tersebut juga dapat direalisasikan 100 persen. Seperti pada tahun 2018 lalu target yang dibebankan sebesar Rp 855 juta. Nilai tersebut berasal dari pengelolaan parkir kendaraan di 12 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Kartasura dan Gatal Rp 247 juta, Kecamatan Grogol dan Baki 269 juta, Kecamatan Sukoharjo dan Bendosari Rp 260 juta, Kecamatan Mojolaban dan Polokarto Rp 42 juta, Kecamatan Nguter, Bulu, Tawangsari dan Weru Rp 37 juta. (Mam)

BERITA REKOMENDASI