Target Tanam Padi Pemerintah Terpenuhi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo optimis target yang dibebankan oleh pemerintah berkaitan dengan tanam padi tahun 2016/2017 bisa tercapai 100 persen. Sampai September sudah terealisasi 84 persen dan akan terpenuhi seluruh target sebelum Desember mendatang menunggu panen raya diperkirakan pada Oktober – November.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti, Selasa (17/10/2017) mengatakan, pemerintah sudah memberikan target tanam padi tahun 2016/2017 seluas 64.190 hektar di lahan seluas 20.617 hektar. Target tersebut dibebankan dengan maksud tiga kali tanam padi. Karena itu target yang diberikan lebih banyak dibandingkan luasan lahan yang tersedia.

Meski begitu Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo tetap optimis target bisa terpenuhi. Data terakhir sampai September mampu tercapai 54.138 hektar atau 84 persen dari target tanam yang dibebankan pemerintah pusat.

“Sampai September sudah tercapai 84 persen dari target pemerintah. Masih ada sisa waktu tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember untuk merealisasikan pencapaian target 100 persen,” ujar Netty.

Sisa waktu tiga bulan akan dimaksimalkan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo meminta kepada petani segera tanam padi. Posisi sekarang masih cukup banyak sawah disejumlah wilayah bersiap untuk panen.

“Target produksi padi tahun 2017 sebanyak 398.106 ton gabah kering giling dengan target produktivitas 62,02 KU/HA gabah kering giling,” lanjutnya.

Sampai dengan September kemarin sudah terealisasi produksi sebesar 304.648 ton gabah kering giling atau 77 persen dengan produktivitas 72,48 KU/HA gabah kering giling. “Kami juga optimis target produksi padi bisa tercapai 100 persen sebelum Desember. Sebab sekarang kami juga menunggu panen padi dan sebentar lagi panen raya,” lanjutnya.

Optimis ditunjukan Dinas Pertania dan Perikanan Sukoharjo karena dalam beberapa tahun terakhir target selalu terpenuhi. Bahkan hasil produksi padi petani Sukoharjo mampu surplus. Selain mampu memenuhi kebutuhan nasional padi hasil panen petani Sukoharjo juga dapat mencukupi kebutuhan lokal.

“Program percepatan tanam padi terus kami genjot. Terlebih lagi sekarang sudah banyak bantuan alat pertanian modern dari pemerintah. Itu dimaksimalkan dan jangan sampai lahan terlalu lama menganggur,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI