Tarif Parkir Di Sukoharjo Ketinggalan Zaman

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Tarif parkir di Sukoharjo kemungkinan besar segera berubah. Hal itu terjadi karena sekarang sedang dilakukan pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah. 

Proses revisi namun angka yang diajukan masih dianggal ketinggalan jaman. 
Seperti tarif sepeda motor di dalam Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Daerah ditarik Rp 500. Sedangkan dalam pembahasan revisi nilainya dinaikan menjadi Rp 1.000. Kondisi tersebut masih jauh dari praktek di lapangan dimana baik sebelum maupun saat proses revisi sekarang tarif pakir sepeda motor di Sukoharjo ditarik oleh juru parkir sebesar Rp 1.500 hingga Rp 2.000.

"Aturan lama untuk sepeda motor Rp 500 sedangkan angka yang diajukan dalam revisi Rp 1.000. Kalau nanti setelah Perda disahkan dan praktek di lapangan masih ditarik tinggi melebihi batas maka itu sudah masuk pelanggaran dan mengarah ke pungutan liar (pungli),” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Dishubinfokom Sukoharjo Jarot Harjanto, Minggu (27/11).

Menurut Jarot dalam Perda Nomor 13 Tahun 2011 tercantum tarif parkir untuk sepeda ontel Rp 300, sepeda motor Rp 500, kendaraan roda empat Rp 1.000, truk Rp 2.000, truk tronton Rp 3.000. Sedangkan dalam revisi yang diajukan Dishubinfokom akan dilakukan perubahan tarif parkir. 

Tarif sepeda onthel dari sebelumnya Rp 300 naik menjadi Rp 500, Sepeda motor dari Rp 500 naik menjadi Rp 1.000, kendaraan roda empat dari Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000, truk dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000, truk tronton dari Rp 3.000 naik menjadi Rp 5.000, kendaraan roda lebih dari 6 sebesar Rp 7.000. “Tarif parkir resmi itu sesuai aturan. Kalau nominalnya lebih maka masyarakat bisa melapor ke Dishubinfokom Sukoharjo,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI