Tebing 20 Roboh Timpa Pos Penjagaan

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Curah hujan cukup tinggi yang mengguyur Kota Susu pada Senin (8/3/2021) siang hingga sore hari, membuat tebing setinggi 20 meter dengan panjang 60 meter longsor hingga berujung menutup akses menuju Pondok Pesantren Alfaada di Dukuh Bakalan, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali,Jawa Tengah.

” Intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Ampel dari siang hingga sore hari, membuat tebing setinggi 17 meter longsor hingga menutup akses jalan masuk menuju pondok pesantren Alfaada.Longsoran tebing juga memutus aliran listrik dan menimpa Pos penjagaan pondok pesantren,” ujar Ketua relawan Merapi Merbabu Rescue (MMR) Putut Tetuko saat ditemui dilokasi, Senin (8/3/2021) malam.

Putut mengatakan, malam ini sedang dilakukan evakuasi oleh relawan,babinsa desa dan masyarakat membantu proses menyingkirkan material longsor yang menutup badan jalan.

” Dengan semangat kebersamaan selama kurang lebih dua jam,material longsor yang menutup jalan menuju pondok pesantren berhasil dievakuasi.Meskipun tidak semuanya,yang jelas sudah bisa dilalui oleh pejalan kaki,” katanya.

Menurut Putut, tebing berupa tanah dan bebatuan memang rawan terjadi longsor.Dikarenakan disebelah kanan tebing sedang dilakukan penggerusan alat berat,dan curah hujan yang cukup tinggi maka terjadilah longsor.

” Jadi, disebelah kanan pondok sedang dilakukan pengerjaan lahan dengan menggunakan alat berat,kemungkinan itu penyebabnya menyusul kondisi tamah yang labil,”

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar waspada terjadinya bencana alam. Mengingat cuaca akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi berpotensi menyebabkan tanah longsor,apalagi tidak ada pohon penopang tebing. Tebing di sana masih berpotensi terjadi longosr susulan mengingat masih ditemukan retakan,” ungkapnya.(*1/Sit)

BERITA REKOMENDASI