Tekan Angka Kecelakaan, Pita Kejut Ternyata Sangat Berguna

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satlantas Polres Sukoharjo berencana melakukan penambahan pita kejut disejumlah wilayah. Hal itu dilakukan untuk menekan angka kasus kecelakaan lalu lintas. 

Kasatlantas Polres Sukoharo AKP Zamroni didampingi Kanitlaka Iptu Jaelani, Minggu (4/8/2019) mengatakan, rencana penambahan pita kejut dilakukan setelah mengevaluasi sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas. Sebab pada 2019 kasus kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Hingga semester pertama Januari – Juni tahun 2019 ada sebanyak 554 kasus kecelakaan lalu lintas dengan nilai kerugian materiil sebesar Rp 451.550.000. Sedangkan tahun 2018 lalu ada sebanyak 565 kasus kecelakaan lalu lintas. 

Tingginya kecelakaan angka lalu lintas pada tahun 2019 disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya kelalain manusia dari pengendara kendaraan bermotor. 

Wilayah paling rawan terjadi kendaraan seperti di Jalan Slamet Riyadi hingga di wilayah Begajah, Sukoharjo Kota. Kondisi jalan lurus dan padat kendaraan. Dilokasi tersebut Satlantas Polres Sukoharjo mencatat ada sebanyak 11 kasus kecelakaan lalu lintas. 

Satlantas Polres Sukoharjo untuk menekan angka kasus kecelakaan lalu lintas tersebut salah satunya berupaya dengan menambah pita kejut. Penambahan dilakukan disejumlah wilayah rawan kecelakaan lalu lintas. 

Lokasi yang dipilih Satlantas Polres Sukoharjo seperti di Jalan Songgorungi, Kecamatan Nguter, Jalan Suwarno Honggopati, Desa Langgenharjo, Kecamatan Grogol. Lokasi tersebut dipilih karena kondisi jalan lurus dan minim penerangan. Akibatnya membuat pengendara terlena dengan memacu kendaraanya berkecepatan tinggi. 

“Pita kejut dimaksudkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat melintas jalan menggunakan kendaraan bermotor. Sebab saat melintas dan melihat pita kejut maka mereka akan mengurangi kecepatan laju kendaraanya,” ujarnya. 

Usaha lain juga dilakukan Satlantas Polres Sukoharjo untuk menekan angka kasus kecelakaan lalu lintas dengan memperbanyak kegiatan sosialisasi. Masyarakat mendapatkan penjelasan penting dari petugas mengenai cara berkendara yang aman. 

“Rata rata kondisi jalan di Sukoharjo sudah halus dan mulus. Kondisi itu membuat pengendara terlena memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” lanjutnya. (Mam) 

BERITA REKOMENDASI