Tekan Penularan Corona, ASN di Sukoharjo Kembali Kerja Bergantian dari Rumah

Pemkab Sukoharjo terkait kondisi kasus virus corona terus mengalami kenaikan juga berencana memperpanjang status KLB. Sesuai kebijakan sebelumnya status KLB virus corona akan berakhir hingga akhir September, namun kemungkinan akan diperpanjang hingga akhir Oktober.

“Melihat kasus virus corona terus naik bisa saja status KLB diperpanjang hingga akhir Oktober. Pemkab Sukoharjo sudah berusaha keras menekan angka kasus dan terus kami pantau hinga akhir September ini seperti apa,” lanjutnya.

Bupati menambahkan, upaya menekan angka kasus penularan virus corona bukan saja menjadi kewajiban pemerintah saja, namun juga tanggungjawab bersama masyarakat. Dikatakan bupati dari laporan sejumlah OPD masih banyak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan dilakukan masyarakat salah satunya tidak memakai masker saat diluar rumah.

“Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo sering operasi masker dan masih menemukan banyak pelanggaran dilakukan masyarakat tidak memakai masker,” lanjutnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, sejumlah ASN Pemkab Sukoharjo sudah tertular virus corona. Bahkan jumlahnya semakin banyak berasal dari tenaga kesehatan baik di rumah sakit dan Puskesmas. Kondisi tersebut wajar apabila pemerintah kemudian kembali menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Sistem tersebut diterapkan untuk mengamankan pegawai dari penularan virus corona sekaligus upaya menekan angka kasus penularan.

“Pegawai di kantor akan dibatasi dengan sistem kerja sesuai dengan shift atau dijadwal. Pegawai akan menerapkan kerja dari rumah setelah melihat data perkembangan kasus virus corona terus naik. Bahkan kenaikan sekarang terjadi sangat signifikan,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI