Temuan Kasus Corona, Kantor DPMPTSP Sukoharjo Ditutup Sementara

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo akhirnya ditutup sementara setelah ditemukan satu kasus positif virus corona dan 12 orang kontak erat. Pemkab Sukoharjo mengambil kebijakan tersebut untuk memutus penularan virus corona khususnya di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Semua pelayanan tatap muka di kantor DPMPTSP Sukoharjo diganti dengan sistem online.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Jumat (11/09/2020) mengatakan, kantor DPMPTSP Sukoharjo secara resmi ditutup sementara terhitung Jumat (11/09/2020) hingga batas waktu belum ditentukan sambil menunggu perkembangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Penutupan dilakukan sebagai kebijakan Pemkab Sukoharjo memutus penularan virus corona khususnya dijajaran ASN dan masyarakat pada umumnya yang beraktivitas di kantor DPMPTSP Sukoharjo.

Hal itu menyusul ditemukannya satu kasus positif virus corona menimpa Kepala DPMPTSP Sukoharjo Abdul Haris Widodo setelah tertular klaster Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo. Di kantor DPMPTSP Sukoharjo dikatakan bupati masih ada 12 orang kontak erat dan telah dilakukan tes swab. Pemkab Sukoharjo masih menunggu hasil tersebut dengan mengeluarkan kebijakan penutupan sementara kantor DPMPTSP Sukoharjo.

Pemkab Sukoharjo melarang adanya aktivitas tatap muka di kantor DPMPTSP Sukoharjo selama penutupan sementara tersebut. Semua pelayanan di kantor DPMPTSP Sukoharjo dilakukan secara online untuk mempercepat proses dan menghindari kerumunan massa yang bisa jadi media penularan virus corona.

Masyarakat diminta mematuhi ketentuan dan tidak memaksakan diri datang ke kantor DPMPTSP Sukoharjo. Pemkab Sukoharjo sendiri sudah memberikan informasi berupa pemasangan pengumuman di kantor DPMPTSP Sukoharjo maupun melalui website resmi dinas.

BERITA REKOMENDASI