Terbebas dari Covid-19, Pasar Cokro Kembang Masih Sepi Pengunjung

KLATEN, KRJOGJA.com – Pasar Cokro Kembang, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten sepi pengunjung meski telah beroperasi selama tiga pekan usai ditutup akibat dampak Covid-19.

Pengelola Pasar Cokro Kembang, Yeni Tri Astuti, mengatakan, pasar dibuka sejak sejak 23 Juli 2020 dan sampai saat ini masih sepi pengunjung. Penurunan pengunjung mencapai 60%. Sebelumnya pasar ditutup selama sepekan akibat dampak Covid-19.

“Jadwal pasaran di Pasar Cokro Kembang yakni Pon dan Legi. Pengunjung pada saat kondisi normal atau pasaran Pon kurang lebih sekitar 700-an. Sedangkan saat Legi sekitar 500-an pengunjung,” ujarnya, Minggu (13/09/2020).

Dijelaskan, penurunan juga terjadi pada pedagang. Saat ini baru 90% pedagang yang sudah berjualan kembali. Jumlah pedagang sendiri mencapai sekitar 390 orang.

“Sepinya pengunjung dan belum seluruhnya pedagang berjualan ini tentu berdampak pada penurunan retribusi dari Rp 600 ribu menjadi Rp 450 ribu sekali pasaran,” jelasnya.

Menurut Yeni, penurunan aktivitas pasar dimungkinkan akibat dari rasa kekhawatiran masyarakat akan Covid-19. Padahal saat ini Pasar Cokro Kembang sudah terbebas dari Covid-19. Pihaknya menjamin kondisi pasar aman.

“Protokol kesehatan diterapkan mulai dari kewajiban pakai masker bagi pedagang dan pengunjung, serta anjuran cuci tangan. Selain itu penyemprotan pasar dengan disinfektan setiap hari Sabtu,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI