Terdampak Angin Kencang, BPBD Data Kerusakan Rumah Warga

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo melakukan pendataan kerusakan akibat angin kencang di wilayah Kecamatan Mojolaban dan Polokarto. Hasil sementara diketahui ada penambahan wilayah terdampak total menjadi 14 desa menyebabkan seratusan rumah mengalami kerusakan. Tiga diantaranya rusak berat dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto, Selasa (29/10) mengatakan, angin kencang sebelumnya terjadi pada Senin (28/10) sore. Wilayah terdampak angin kencang dipastikan terjadi di 14 desa di Kecamatan Mojolaban dan Polokarto. Sebanyak 10 desa berada di wilayah Kecamatan Mojolaban yakni, Desa Joho, Desa Klumprit, Desa Palur, Desa Triyagan, Desa Sapen, Desa Bekonang, Desa Cangkol, Desa Plumbon, Desa Wirun dan Desa Demakan. Sedangkan di Kecamatan Polokarto sebelumnya wilayah terdampak hanya di Desa Polokarto saja. Namun setelah dilakukan pemantauan di lapangan diketahui ada penambahan tiga desa setelah petugas menemukan kerusakan pada rumah warga di Desa Jatisobo, Wonorejo dan Mranggen.

BACA JUGA :

Angin Kencang Sapu 11 Desa di Sukoharjo

Waspada! Angin Kencang dan Ombak Tinggi di Perairan DIY Pekan Ini

 

 

Di 14 desa tersebut BPBD Sukoharjo menemukan seratusan lebih rumah warga rusak dampak angin kencang. Jumlah tersebut kemungkinan masih bisa berubah karena akan dicocokan dengan data pihak desa dan kecamatan. Warga juga dipersilahkan melapor pada petugas apabila rumahnya rusak setelah terkena angin kencang.

"Sekarang masih pendataan dan diperkirakan ada seratusan rumah warga rusak dengan nilai kerugian ditaksir puluhan hingga seratusan juta rupiah," ujarnya.

BPBD Sukoharjo saat melakukan pendataan di lapangan menemukan berbagai jenis kerusakan rumah warga terdampak angin kencang. Paling banyak kerusakan ditemukan pada bagian atap rumah setelah genting beterbangan tersapu angin. (Mam)

BERITA REKOMENDASI