Terima Surat MK, KPU Sukoharjo Tetapkan Paslon Terpilih

Sesuai isi surat penetapan paslon terpilih Pilkada 2020 dilakukan paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan pada KPU adanya permohonan perselisihan hasil Pilkada yang telah diregistrasi dalam e-BRPK. Namun agar tahapan segera selesai, maka KPU Sukoharjo langsung menjadwalkan agenda penetapan pada Kamis (21/1). “Tahapan setelah penetapan paslon terpilih Pilkada 2020 digelar nanti tinggal mengajukan berkas pelantikan ke Mendagri melalui DPRD,” lanjutnya.

Sebelumnya KPU Sukoharjo sudah menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pilkada 2020 di Hotel Tosan Solo Baru, Grogol sudah selesai dilaksanakan pada Selasa 15 Desember 2020 lalu sejak pagi hingga malam hari. Hasilnya diketahui pasangan EA memenangi Pilkada 2020 dengan perolehan hasil 266.500 suara atau 53,34 persen. Sedangkan pasangan Joswi meraih 233.108 suara atau 46,66 persen.

Nuril Huda menambahkan, pelaksanaan Pilkada 2020 yang digelar ditengah pandemi virus corona menjadi kendala dan tantangan sendiri bagi penyelenggara pemilu. Sebab banyak hal tidak bisa dilakukan sekarang menyesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan. Kondisi pandemi virus corona juga membuat KPU RI memberikan angka target partisipasi pemilih hanya 77,5 persen. Target tersebut salah satunya karena ada kekhawatiran di masyarakat saat menggunakan hak pilih bisa tertular virus corona. Namun kekhawatiran tersebut terpatahkan setelah diterapkan protokol kesehatan secara ketat di tempat pemungutan suara (TPS). (Mam)

BERITA REKOMENDASI