Teroris Masih Jadi Ancaman Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Terorisme masih menjadi ancaman saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengamanan ketat akan dilakukan aparat keamanan gabungan sebagai jaminan pada masyarakat. Tempat rawan yang jadi sasaran terorisme seperti tempat ibadah, wisata dan hiburan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Kamis (20/12/2018) mengatakan, ancaman terhadap terorisme masih tetap ada termasuk saat perayaan Natal dan Tahun  Baru nanti. Antisipasi sekaligus bentuk pencegahan terjadinya tindak terorisme sudah dilakukan Polres Sukoharjo dengan pemetaan wilayah dan menyebar petugas untuk melakukan patroli pengamanan.

Beberapa tempat masuk kategori rawan menjadi sasaran tindak terorisme seperti gereja, mall, hotel dan lainnya. Sedangkan dilihat dari wilayah rawan seperti di Kecamatan Grogol, Kartasura dan lainnya. Kerawanan tersebut sudah diantisipasi Polres Sukoharjo dengan melibatkan juga aparat dari sejumlah instansi salah satunya TNI.

"Banyak unsur kami libatkan dalam pengamanan Natal dan tahun baru baik Polri, TNI, ormas dan beberapa instansi dari Pemkab Sukoharjo. Mereka jadi satu membantu keamanan masyarakat dan salah satu ancaman kerawanan yakni dari terorisme," ujarnya.

Kewapadaan terhadap tindak terorisme juga dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan tidak terkecuali pengurus gereja atau pengamanan tempat hiburan dan wisata. Mereka perlu dilibatkan karena bisa melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap segala sesuatu bentuk ancaman gangguan keamanan.

Diperkirakan petugas gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan Natal dan tahun baru ada 460 orang. Jumlah tersebut masih bisa bertambah dari para relawan masyarakat yang siap membantu aparat dalam pengamanan bersama.

Polres Sukoharjo sendiri melakukan pengamanan disetiap lini sampai ditingkat Polsek. Bahkan anggota juga disebar melakukan pengamanan di tempat ibadah dan tempat rawan lainnya. Keberadaan petugas diharapkan membuat masyarakat menjadi tenang.

Untuk pengamanan perayaan Natal dan tahun baru Polres Sukoharjo mendirikan tiga buah posko yang tersebar disejumlah wilayah. Posko pengamanan pertama berada di proliman Sukoharjo Kota, di simpang empat patung pandawa Solo Baru, Grogol dan terminal lama Kartasura.

Penempatan posko pengamanan sudah melalui perhitungan matang mengingat semuanya masuk dalam wilayah rawan. Petugas di ketiga posko tersebut ditempatkan selama 24 jam penuh secara bergantian. Petugas yang berjaga di posko tidak hanya fokus pada pengamanan saja namun juga berkaitan dengan membantu pengaturan lalu lintas. Apabila terjadi kemacetan panjang kendaraan maka petugas bisa turun membantu melakukan pengaturan.

Kapolres mencontohkan seperti keberadaan posko di terminal lama Kartasura dimana petugas bisa melakukan pengamanan ketat meminimalisir terjadinya gangguan keamanan. Selain itu juga membantu pengaturan lalu lintas kendaraan mengingat disana merupakan wilayah rawan terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. 

Pengamanan juga dilakukan Polres Sukoharjo berkaitan dengan kerawanan terjadinya bencana alam mengingat kondisi cuaca sekarang sering hujan. Bencana alam yang diwaspadai seperti banjir, angin kencang dan tanah longsor. Kewaspadaan bencana alam sudah diantisipasi Polres Sukoharjo dengan menggelar latihan bersama penanganan kebencanaan di Waduk Mulur, Bendosari beberapa hari lalu. (Mam)

BERITA REKOMENDASI