The Gade Corner, Cara Pegadaian Angkat Klaten Dengan Kopi

Editor: Agus Sigit

SEMARANG KRJOGJA.com – PT Pegadaian (Persero) kini mengembangkan unit usaha The Gade Corner yang dilengkapi Omah Kreatif Pegadaian di Kabupaten Klaten. The Gade Corner merupakan kafe kopi yang dikembangkan PT Pegadaian berada dalam satu kawasan kantor pelayanan Pegadaian di kota-kota strategis. Hingga kini sudah ada sekitar 35 outlet yang tersebar di kota-kota besar di Nusantara.

Keberadaan The Gade Corner di Jalan Pemuda Klaten memang berbeda dengan yang ada di kota-kota lainnya. Menurut Senior Vice President PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Mulyono, Jumat (14/2/2020) The Gade Corner Klaten memiliki fungsi strategis, terutama untuk tongkrongan anak muda yang ingin mengembangkan kreatifitas.

Bupati Klaten Sri Mulyani pada saat pembukaan, Rabu (12/2/2020) bersama Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menaruh harapan besar adanya The Gade Corner bisa menjadi tempat berhimpun dan membahas hal-hal kreatif dan inovatif sehingga memunculkan ide positif bagi perkembangan Klaten.

“Dengan begitu diharapkan Klaten semakin terangkat dan dikenal masyarakat luas dengan berbagai keunikannya,” harap Sri Mulyani.

Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan memaparkan, The Gade Corner merupakan salah satu inovasi unit bisnis PT Pegadaian. Sebelumnya, PT Pegadaian telah memiliki 35 outlet kafe kopi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Hanya saja, The Gade Corner konsepnya berbeda dari outlet sebelumnya. Kafe ini lebih kecil dari outlet lainnya dan menyasar segmen kaum milenial dari kalangan menengah ke bawah. Adanya penambahan outlet kafe kopi The Gade Corner tersebut diharapkan dapat menambah kontribusi pada bisnis PT Pegadaian agar melebihi target sebagaimana pencapaian pada 2019 lalu.

Dari datanya pada 2019, PT Pegadaian berhasil melampaui target dengan menyalurkan Rp 144 triliun dari berbagai produk gadai maupun non gadai. Salah satu faktornya yaitu karena digandengnya kalangan milenial.

“Kalangan milenial ini banyak yang memanfaatkan produk Pegadaian di antaranya tabungan emas, pembiayaan kendaraan bermotor dan lainnya,” paparnya.

Sementara terkait adanya Omah Kreatif Pegadaian, Damar menuturkan, PT Pegadaian selalu ingin memberi nilai lebih kepada para milenial yang notabene merupakan generasi yang kreatif. Sehingga dengan adanya Omah Kreatif nantinya menjadi tempat untuk menelurkan kreativitas yang positif.

“Selain itu, juga masyarakat bisa semakin tahu bahwa Pegadaian tidak hanya soal gadai, tapi banyak produk. Jadi semakin mengenalkan ke masyarakat,” katanya.

SVP PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Mulyono menambahkan, adanya The Gade Corner diharapkan dapat meningkatkan pencapaian dari 2019 lalu yang outstanding loan (OSL) mencapai Rp 80 miliar dan sales Rp 120 miliar.

“Harapan kami akses pembiayaan masyarakat pedagang kecil, bisa membantu. Sehingga ada penambahan jumlah nasabah di Klaten dari sebelumnya sekitar 13.000 nasabah menjadi sekitar 20.000 nasabah,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan dari corporate social responsibility (CSR) PT Pegadaian berupa bantuan pengaspalan jalan senilai Rp 76,8 juta dan bina lingkungan senilai Rp 20,05 juta. (Cha)

 

BERITA TERKAIT