Tidak Pakai Masker, Dua Pemuda Dihukum Push Up

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Petugas TNI, Polri dan tim gabungan yang dipimpin Camat Karangdowo Tomisila Adhitama, serta petugas pemantauan Kabupaten dari Dinas Kominfo memberikan sangsi tegas pada warga yang melanggar PPKM darurat. Diantaranya menghukum dua pemuda dengan push up sebanyak 20 kali. Sanksi itu diberikan karena dua pemuda tersebut ketahuan tak bermasker saat tengah malam berada di jalan arah selatan Desa Pugeran, Kecamatan karangdowo.

“Untuk pengingat sekarang push up 20 kali. Ayo kerjakan. Pemuda harus jadi contoh kepatuhan. Push up-nya tambah 10 kali,” gertak petugas TNI dari Koramil Karangdowo.

Tomisila Adhitama Senin (12/07/2021) menjelaskan, kegiatan pemantauan PPKM darurat menjadi kegiatan rutin jajaran Forkompincam untuk mengukur tingkat kepatuhan masyarakat. Kegiatan dilakukan secara persuasif bersama tim gabungan.

“Tim gabungan menyusuri sampai masuk kampung. Tim bergerak dari Desa Munggung, Tulas, Tumpukan sampai Pugeran. Aksi kegiatan menitikberatkan pada sosialisasi,pemasangan stiker dan teguran lisan. Termasuk ketegasan petugas agar muncul efek jera,” jelas Tomisila.

Sedangkan tim pemantauan kabupaten dari Dinas Kominfo Klaten yang diwakili Kepala Bidang Informatika Ali Surahmat menjelaskan, pelaksanaan PPKM darurat wilayah Karangdowo berjalan baik. Petugas secara tegas menegur setiap pelanggaran namun tetap kondusif.

“Pak Camat tak segan langsung menegur masyarakat yang tidak patuh ketentuan PPKM darurat. Pendekatan yang digunakan juga humanis sehingga juga segan dan patuh. Sekitar jam 22.30 WIB kedapatan dua pemuda yang tidak bermasker di jalan tengah sawah ditindak tegas dengan hukuman push up. Ini bagus,petugas bersikap humanis tapi tegas” ungkap Ali.

Pemantauan PPKM darurat di mulai pukul 21.00 WIB diawali dengan apel di halaman kantor Kecamatan Karangdowo. Ada sekitar 8 angkringan dan warung makan dilakukan teguran lisan karena masih buka setelah pukul 20.00 WIB.

Sedangkan sebuah gedung olahraga yang masih kedapatan berlatih bulutangkis oleh petugas dibubarkan karena sudah hampir tengah malam. Kegiatan diikuti 12 personil dari TNI Polri, petugas Kecamatan, Dinas Kominfo 3 personil dipimpin Camat Karangdowo Tomisila Adhitama. (Sit)

BERITA REKOMENDASI