Tiga Kantor Pemkab Sukoharjo Jadi Sumber Penularan Virus Corona

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tiga kantor di Sekretariatan Daerah (Setda) Sukoharjo sudah ditemukan penularan virus corona terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemkab Sukoharjo mengambil kebijakan menutup sementara dan meminta ASN patuh menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Rabu (23/09/2020) mengatakan, tiga kantor yang sudah ditemukan penularan virus corona terhadap ASN yakni, kantor Sekretaris Daerah (Sekda) di lantai 9 Gedung Menara Wijaya, kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di lantai 4 Gedung Menara Wijaya dan kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dikompleks Setda Sukoharjo. Kantor DLH dan DPMPTSP Sukoharjo terpaksa ditutup sementara, sedangkan kantor Sekda tetap dibuka dengan menerapkan sistem pengamanan ketat.

Pemkab Sukoharjo mengambil langkah cepat tersebut untuk memutus penularan virus corona dikalangan ASN. Disisi lain, kebijakan dilakukan untuk mengamankan kantor dinas dari sumber penularan ke orang lain. Setelah ditutup sementara kemudian diambil langkah lanjutan berupa penyemprotan disinfektan dan sterilisasi. Kebijakan lainnya yakni menggelar tes swab terhadap sejumlah kontak erat baik ASN dan keluarga.

“Kantor yang diketahui sudah terjadi penularan virus corona terhadap ASN sudah ditutup sementara. Termasuk kantor dinas yang berdekatan meski belum ada temuan penularan disana,” ujarnya.

Kantor yang berdekatan tersebut dikatakan bupati yakni kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker) yang berada di lantai 4 Gedung Menara Wijaya berdekatan dengan kantor DLH Sukoharjo. Posisi lantai 4 Gedung Menara Wijaya sekarang disterilkan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

“ASN kerja di rumah dengan sistem shift. Pembagian kerja diserahkan ke masing masing pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tapi khusus di DPMPTSP, DLH dan Diperinaker para pegawai kerja di rumah sambil menunggu hasil tes swab keluar. Kalau sudah nanti maka kembali kerja di kantor dengan sistem shift,” ujarnya.

Bupati meminta setelah ada temuan ASN tertular virus corona maka harus membuat ekstra waspada. Para ASN wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

“Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo dan pejabat lain para ASN sudah tertular. Maka untuk ASN lain wajib menerapkan protokol kesehatan. Patuhi aturan yang berlaku demi menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.

Kepala Diperinaker Sukoharjo, Bahtiyar Zunan mengatakan, ASN dan pegawainya terpaksa bekerja dari rumah setelah kantor tempat kerja ikut ditutup sementara terdampak temuan kasus penularan virus corona terhadap pejabat DLH Sukoharjo. Penutupan dilakukan Pemkab Sukoharjo di lantai 4 dimulai sejak Selasa (22/9) kemarin. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI